Batam Kian Diperhitungkan Dunia, DBG Pilih Kota Industri Ini sebagai Basis Asia Tenggara

BATAM – Batam kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu magnet investasi paling menjanjikan di Indonesia.
Keputusan DBG Technology Co., Ltd. mendirikan fasilitas manufaktur PT DBG Technology Indonesia di Panbil Industrial Estate menjadi sinyal kuat bahwa daya saing Batam semakin diakui oleh perusahaan-perusahaan global yang ingin memperluas jaringan bisnis di kawasan Asia Tenggara.
Peresmian fasilitas manufaktur tersebut bukan sekadar seremoni pembukaan pabrik baru.
Lebih dari itu, langkah DBG mencerminkan kepercayaan terhadap iklim investasi Batam yang terus berkembang, didukung infrastruktur industri yang matang, konektivitas internasional, serta komitmen pemerintah dalam memberikan kemudahan berusaha.
Fasilitas baru ini akan memproduksi berbagai perangkat dan modul elektronik berteknologi tinggi untuk sistem kendali industri, elektronik otomotif, bangunan pintar hingga teknologi kendaraan cerdas.
Produk-produk tersebut menjadi bagian dari rantai pasok industri global yang terus berkembang seiring pesatnya transformasi digital dan industri 4.0.
Chief Operating Officer DBG Technology Co., Ltd., Zhi Biao Su, menegaskan bahwa investasi di Batam merupakan langkah strategis perusahaan untuk memperkuat jaringan manufaktur internasional sekaligus mendekatkan diri kepada pasar dan pelanggan di kawasan Asia Tenggara.
Menurutnya, pembukaan fasilitas tersebut bukan akhir dari perjalanan investasi, melainkan awal dari pengembangan yang lebih besar. DBG bahkan menargetkan Indonesia, khususnya Batam, menjadi salah satu pusat manufaktur utama perusahaan di kawasan.
Kepercayaan investor global tersebut disambut positif oleh BP Batam. Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menilai keputusan DBG merupakan bukti bahwa Batam semakin dipercaya sebagai pusat pertumbuhan industri berorientasi ekspor.
Menurut Fary, perusahaan tidak hanya memilih lokasi pembangunan pabrik, tetapi juga memilih Batam sebagai mitra strategis untuk tumbuh, berekspansi, dan terhubung dengan pasar internasional.
Ia menambahkan, perhatian besar pemerintah pusat terhadap Batam menjadi modal penting dalam memperkuat kepercayaan investor. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Batam diposisikan sebagai salah satu lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional yang akan terus didorong agar mampu bersaing di tingkat global.
Komitmen tersebut diwujudkan BP Batam melalui pelayanan investasi yang semakin cepat, responsif, dan adaptif.
Fary menegaskan bahwa BP Batam kini menerapkan layanan investasi selama 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu melalui platform digital Invest in Batam maupun komunikasi langsung dengan jajaran pimpinan BP Batam.
Baginya, paradigma pelayanan investasi harus berubah. Investor tidak boleh menunggu pemerintah.
Sebaliknya, pemerintah harus bergerak lebih cepat dalam merespons setiap kebutuhan dunia usaha, termasuk ketika muncul berbagai kendala di lapangan.
Semangat pelayanan itu dirangkum dalam komitmen BP Batam, “You invest, we support. You grow, Batam grows with you.” Sebuah pesan bahwa setiap investasi yang masuk akan memperoleh dukungan penuh demi terciptanya iklim usaha yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan.
Masuknya DBG Technology diharapkan menjadi katalis bagi hadirnya investasi-investasi baru, sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
Di sisi lain, keberadaan perusahaan ini juga akan memperkuat posisi Batam sebagai simpul penting dalam rantai pasok manufaktur global, khususnya di sektor elektronik dan teknologi tinggi.
Dengan semakin banyak perusahaan multinasional menjadikan Batam sebagai basis produksi regional, optimisme terhadap masa depan ekonomi daerah pun semakin menguat.
Batam bukan lagi sekadar kawasan industri di perbatasan, melainkan gerbang investasi Indonesia yang terus bergerak menuju panggung ekonomi dunia. (adv)


