TANJUNGPINANG

Tim PKM UMRAH Dorong Transformasi Pendidikan Biologi Di SMAN 4 Tanjungpinang

Tim PKM UMRAH Dorong Transformasi Pendidikan Biologi Di SMAN 4 Tanjungpinang.f-ist

TANJUNGPINANG- Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) UMRAH dorong Transformasi Pendidikan Biologi melalui Pelatihan Penyusunan Rencana Pembelajaran Mendalam (PPM) Berbasis Kearifan Lokal Guru MGMP Biologi Kota Tanjungpinang Menuju SDGs 4.

Tujuannya, adalah dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran Biologi yang kontekstual, inovatif, dan selaras dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) 4 tentang Pendidikan Berkualitas.

, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melaksanakan kegiatan “Transformasi Pendidikan Biologi melalui Pelatihan Penyusunan Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) Berbasis Kearifan Lokal bagi Guru MGMP Biologi Kota Tanjungpinang Menuju SDGs 4.”

Kegiatan berlangsung di Ruang Aula Cendekia SMA Negeri 4 Tanjungpinang pada Kamis, 30 Juli 2026, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai, dan diikuti oleh guru-guru Biologi yang tergabung dalam MGMP Biologi SMA Kota Tanjungpinang.

Kegiatan diawali dengan doa yang dipimpin oleh mahasiswa anggota tim PKM sebagai bentuk harapan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi peserta.

Selanjutnya, Anggota tim PKM menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya transformasi pembelajaran di era pendidikan abad ke-21 melalui penerapan Perencanaan Pembelajaran Mendalam (PPM) yang mampu menghadirkan pengalaman belajar bermakna, kontekstual, serta relevan dengan karakteristik peserta didik di Kepulauan Riau.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Ibu Zainab S.Pd selaku Ketua MGMP Biologi Kota Tanjungpinang. Dalam sambutannya, Ketua MGMP menyampaikan apresiasi kepada tim PKM UMRAH atas pelaksanaan pelatihan yang dinilai sangat relevan dengan arah kebijakan pendidikan nasional.

Menurutnya, penguatan kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis kearifan lokal menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Biologi sekaligus memperkuat identitas budaya daerah dalam proses pendidikan.

Memasuki sesi inti, tim PKM menyampaikan materi mengenai konsep Perencanaan Pembelajaran Mendalam (PPM), karakteristik pembelajaran mendalam (deep learning), strategi mengidentifikasi potensi kearifan lokal sebagai konteks pembelajaran, hingga langkah-langkah mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam tujuan pembelajaran, pengalaman belajar, asesmen, dan refleksi pembelajaran.

Materi disampaikan secara interaktif melalui presentasi, diskusi, serta berbagi pengalaman praktik baik yang mendorong partisipasi aktif para peserta.

Salah satu bagian yang mendapat perhatian besar dari peserta adalah saat tim PKM menampilkan contoh Perencanaan Pembelajaran Mendalam (PPM) dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang telah terintegrasi dengan kearifan lokal Kepulauan Riau.

Contoh perangkat pembelajaran tersebut memperlihatkan bagaimana potensi lokal dapat dijadikan sebagai konteks pembelajaran Biologi untuk membangun kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Pelatihan berlangsung dalam suasana yang interaktif dan antusias. Berdasarkan pengamatan selama kegiatan, peserta aktif mengajukan pertanyaan, berdiskusi mengenai implementasi PPM di sekolah masing-masing, serta memberikan berbagai masukan terkait pengembangan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik di Kota Tanjungpinang.

Interaksi yang terbangun menunjukkan tingginya komitmen guru untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran melalui inovasi yang berorientasi pada kebutuhan nyata di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan ini, tim PKM berharap guru-guru MGMP Biologi mampu mengembangkan perangkat pembelajaran yang tidak hanya memenuhi tuntutan Kurikulum Nasional, tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik.

Integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran diharapkan dapat memperkuat literasi sains, menumbuhkan karakter peduli lingkungan, serta melestarikan nilai-nilai budaya daerah sebagai bagian dari implementasi SDGs 4 (Quality Education).

Sebagai tindak lanjut, tim PKM akan melaksanakan pendampingan penyusunan Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) berbasis kearifan lokal bagi guru MGMP Biologi Kota Tanjungpinang.

Pendampingan ini bertujuan memastikan setiap peserta mampu menghasilkan perangkat pembelajaran yang siap diterapkan di kelas, sehingga inovasi yang diperoleh selama pelatihan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran Biologi di sekolah. (*)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *