KRI Imam Bonjol-383 Hadirkan Kepedulian dari Laut, Bakti Sosial dan Open Ship Pererat Kedekatan dengan Masyarakat Lampung

LAMPUNG – Geladak KRI Imam Bonjol-383 tak hanya menjadi tempat bertugas bagi para prajurit penjaga kedaulatan laut. Di Dermaga Panjang, Lampung, Jumat (17/7/2026), kapal perang yang menjadi unsur BKO Guskamla Koarmada I itu berubah menjadi ruang berbagi, belajar, dan mempererat kebersamaan dengan masyarakat.
Melalui kegiatan Bakti Sosial dan Open Ship, TNI Angkatan Laut menghadirkan wajah pengabdian yang tidak hanya menjaga perairan Indonesia, tetapi juga hadir memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL) Rayon Lampung dan anak-anak Panti Asuhan Ar Rouf Shahira.
Suasana penuh kehangatan tampak sejak awal acara ketika para prajurit menyambut para tamu yang berkesempatan melihat lebih dekat kehidupan di atas kapal perang.
Dalam bakti sosial tersebut, KRI Imam Bonjol-383 menyalurkan paket sembako, memberikan layanan pemeriksaan kesehatan, membagikan vitamin kepada para purnawirawan Angkatan Laut, serta menyerahkan santunan kepada anak-anak Panti Asuhan Ar Rouf Shahira.
Kegiatan itu menjadi bukti bahwa pengabdian prajurit TNI Angkatan Laut tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga kedaulatan laut, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, melalui program Open Ship, para peserta diajak berkeliling mengenal berbagai fasilitas kapal perang, memahami tugas dan kehidupan para prajurit, hingga melihat secara langsung kesiapan KRI dalam menjalankan operasi di laut.
Bagi anak-anak panti asuhan, pengalaman tersebut menjadi kesempatan berharga untuk mengenal dunia kemaritiman sekaligus menumbuhkan cita-cita dan semangat mengabdi kepada bangsa sebagai prajurit TNI Angkatan Laut di masa depan.
Komandan Guskamla Koarmada I, Laksamana Pertama TNI Dedi Komarudin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari penekanan Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Haris Bima Bayuseto agar TNI Angkatan Laut terus hadir sebagai institusi yang profesional, humanis, dan dekat dengan masyarakat.
Melalui kegiatan sosial seperti ini, TNI Angkatan Laut juga terus memperkuat pembinaan potensi maritim serta mempererat kemanunggalan dengan seluruh komponen bangsa.
Di atas geladak KRI Imam Bonjol-383, pengabdian tidak hanya tercermin dalam kesiapsiagaan menjaga laut Nusantara. Ia juga hadir dalam senyum anak-anak, kepedulian kepada para purnawirawan, dan semangat berbagi yang memperkokoh ikatan antara TNI Angkatan Laut dengan masyarakat. (bs)


