TANJUNGPINANG

Seleksi Komisioner Baznas Kepri Masuki Tahap Akhir, Gemira Dorong Pansel Jaga Objektivitas

HM Juramadi Esram.

BATAM – Panitia Seleksi (Pansel) Calon Komisioner Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kepulauan Riau telah menyelesaikan tahapan seleksi berupa Computer Assisted Test (CAT) dan wawancara, yang digelar hari ini.
Sebanyak 38 peserta mengikuti proses seleksi tersebut. Ketua Pansel adalah Sekdaprov Kepri, Misni.

Dari jumlah itu, Pansel akan melakukan penyaringan untuk menetapkan 10 peserta terbaik yang berhak melaju ke tahapan berikutnya.

Selanjutnya, 10 nama yang lolos seleksi tingkat daerah akan mengikuti proses seleksi akhir yang dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional guna menentukan komisioner Baznas Provinsi Kepulauan Riau periode mendatang.

Proses seleksi ini mendapat perhatian dari Gerakan Muslim Indonesia Raya Kepulauan Riau.

Ketua Pengurus Daerah Gemira Kepri, HM Juramadi Esram, berharap Panitia Seleksi dapat menjalankan tugasnya secara optimal, objektif, dan profesional dalam memilih 10 calon terbaik.

Menurut Juramadi, mantan pejabat Pemprov Kepri, komisioner Baznas yang terpilih nantinya harus memiliki kapasitas, integritas, serta komitmen kuat dalam mengelola zakat untuk kepentingan umat.

Diharapkan Baznas dapat menjadi salah satu instrumen dalam mensejahterakan masyarakat Kepri, baik di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif dan pemberdayaan masyarakat sejalan dengan visi dan misi Presiden Probowo dan Wakil Presiden Gibran.

“Kita berharap terpilih 10 peserta terbaik untuk diajukan ke Baznas Pusat. Pansel harus bekerja dengan objektif dan profesional agar terpilih calon-calon komisioner yang mumpuni, berkualitas, dan tidak menjadikan Baznas sebagai tempat mencari rezeki, tetapi lebih sebagai ladang pengabdian dalam rangka meraih rida Ilahi,” ujar Juramadi.

Ia menegaskan bahwa Baznas memiliki peran strategis dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah yang harus dijalankan secara amanah, transparan, dan profesional.

Karena itu, proses seleksi yang ketat dinilai penting untuk menghasilkan komisioner yang mampu membawa Baznas semakin dipercaya masyarakat.

Juramadi juga berharap para calon yang nantinya lolos hingga tahap akhir benar-benar merupakan figur yang memiliki dedikasi tinggi terhadap pelayanan umat serta mampu memperkuat peran Baznas dalam mendukung program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat di Kepulauan Riau.

Dengan berakhirnya tahapan CAT dan wawancara, masyarakat kini menantikan hasil seleksi yang akan menentukan 10 nama terbaik untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di tingkat pusat sebelum ditetapkan sebagai Komisioner Baznas Provinsi Kepulauan Riau. (bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *