BATAM

Hadirkan Pelatih Nasional, Batam Serius Tingkatkan Prestasi MTQH

Hadirkan Pelatih Nasional, Batam Serius Tingkatkan Prestasi MTQH.f-ist

BATAM – Upaya Pemerintah Kota Batam untuk melahirkan generasi Qurani yang unggul terus diperkuat. Melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), Pemko Batam menghadirkan pelatih nasional dalam Pelatihan Khusus Peserta Potensial dan Berprestasi Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Nagoya Mansion Hotel & Residence Batam itu resmi dibuka Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Selasa (12/5/2026).

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari langkah serius Pemko Batam dalam memperkuat kualitas pembinaan peserta MTQH agar mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Di tengah persaingan MTQH yang semakin ketat, Batam tidak ingin hanya menjadi peserta pelengkap.

Pembinaan kini dilakukan lebih terarah, profesional, dan berkelanjutan dengan melibatkan pelatih-pelatih berpengalaman dari tingkat nasional.

Dalam sambutannya, Firmansyah menegaskan bahwa pembinaan peserta MTQH bukan sekadar mempersiapkan lomba, melainkan juga membentuk karakter generasi muda yang berakhlak dan berintegritas.

“Pemerintah Kota Batam terus memberikan dukungan terhadap pembinaan peserta MTQH melalui LPTQ. Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan peserta yang siap bersaing dan membawa nama baik Batam di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Menurutnya, kualitas peserta tidak bisa dibangun secara instan. Dibutuhkan proses panjang melalui latihan yang disiplin, pembinaan yang konsisten, serta dukungan dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah, pelatih, hingga keluarga peserta.

Karena itu, kehadiran pelatih nasional dinilai menjadi energi baru bagi peserta potensial Kota Batam. Mereka tidak hanya mendapat materi teknis, tetapi juga pengalaman, motivasi, serta standar pembinaan yang lebih tinggi.
Sebanyak 60 peserta potensial dan berprestasi mengikuti pelatihan tersebut.

Mereka mendapat pendampingan intensif dari empat pelatih nasional dan 12 pelatih lokal.

Selain itu, kegiatan juga melibatkan empat pendamping peserta dan delapan panitia pelaksana.

Cabang yang dibina pun cukup beragam, mulai dari seni baca Al-Qur’an, hafalan Al-Qur’an, tafsir Al-Qur’an, tahfiz, karya tulis ilmiah Al-Qur’an, hingga seni kaligrafi.

Bagi peserta, pelatihan itu menjadi kesempatan langka untuk mengasah kemampuan secara langsung bersama pembina berpengalaman.

Mereka tidak hanya dilatih memperkuat teknik dan penguasaan materi, tetapi juga mental bertanding agar lebih siap menghadapi kompetisi besar.

Firmansyah juga memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus, pembina, dan dewan hakim LPTQ Kota Batam yang selama ini terus menjaga kualitas penyelenggaraan MTQH di daerah.

Menurutnya, dedikasi dan integritas seluruh unsur LPTQ menjadi fondasi penting dalam mencetak qari dan qariah terbaik yang mampu mengharumkan nama Batam.

“Komitmen dan profesionalisme seluruh unsur LPTQ menjadi modal penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan MTQH di Kota Batam,” katanya.

Pelatihan dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 12 hingga 16 Mei 2026. Selama periode tersebut, peserta akan menjalani pembinaan secara fokus dan terstruktur guna meningkatkan kemampuan di masing-masing cabang lomba.

Melalui program itu, Pemko Batam berharap lahir generasi Qurani yang tidak hanya berprestasi di arena MTQH, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

Sebab bagi Batam, keberhasilan MTQH bukan semata tentang piala dan juara, melainkan bagaimana Al-Qur’an terus hidup dalam karakter generasi mudanya. (*/bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *