ANAMBAS

Saat Kunto Arief Wibowo Singgah di Kuala Maras, Jemaja Timur Titip Masa Depan Pembangunan

Saat Kunto Arief Wibowo Singgah di Kuala Maras, Jemaja Timur Titip Masa Depan Pembangunan.f-beritakepri.

Dari Dermaga Kuala Maras, Harapan Jemaja Timur untuk Percepatan Pembangunan Wilayah Perbatasan

ANAMBAS – Di tengah kesibukan kunjungan kerja rombongan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I), Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, di Pelabuhan Roro Kuala Maras, Rabu (13/5/2026), terselip harapan besar dari masyarakat wilayah perbatasan Kabupaten Kepulauan Anambas.

Harapan itu disampaikan langsung Camat Jemaja Timur, Tetti Amalia, saat memanfaatkan momentum silaturahmi bersama jajaran TNI untuk menyampaikan kondisi nyata yang dihadapi daerahnya.

Pelabuhan Roro Kuala Maras yang berdiri megah di pesisir Jemaja Timur sejatinya diproyeksikan menjadi pintu penggerak ekonomi masyarakat.

Namun di balik keberadaannya, masih terdapat sejumlah persoalan mendasar yang perlu mendapat perhatian serius, mulai dari akses jalan menuju pelabuhan hingga keterbatasan jaringan listrik.

Dalam suasana pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban, Tetti Amalia menyampaikan bahwa keberadaan pelabuhan belum sepenuhnya memberikan dampak optimal bagi masyarakat apabila fasilitas penunjang belum terpenuhi.

“Kami berharap fasilitas penunjang di Pelabuhan Roro Kuala Maras dapat menjadi perhatian bersama agar pelabuhan ini benar-benar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ungkapnya, dilansir beritakepri.

Bagi masyarakat Jemaja Timur, pelabuhan bukan sekadar tempat bersandarnya kapal. Lebih dari itu, pelabuhan merupakan urat nadi distribusi hasil pertanian, perikanan, hingga kebutuhan pokok masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan dan perbatasan.

Tak hanya berbicara soal infrastruktur, Camat Jemaja Timur juga memaparkan berbagai potensi daerah yang selama ini menjadi tumpuan hidup masyarakat. Sektor pertanian, perikanan, dan peternakan disebut masih memiliki peluang besar untuk berkembang apabila mendapat dukungan teknologi dan fasilitas yang memadai.

Hamparan laut yang kaya hasil tangkapan, lahan pertanian yang subur, serta aktivitas peternakan masyarakat menjadi modal besar bagi Jemaja Timur untuk tumbuh sebagai salah satu kawasan produktif di wilayah Anambas.

Namun keterbatasan sarana produksi dan akses teknologi masih menjadi tantangan yang belum sepenuhnya teratasi.

Menurut Tetti, peningkatan dukungan terhadap sektor-sektor tersebut diyakini mampu memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga di kawasan perbatasan.

Kunjungan kerja Pangkogabwilhan I sendiri dilakukan dalam rangka pengawasan, pengendalian, dan pemetaan wilayah di kawasan Pulau Natuna dan sekitarnya.

Kehadiran jajaran TNI di wilayah perbatasan dinilai tidak hanya penting dari sisi pertahanan negara, tetapi juga menjadi ruang komunikasi bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan.

Silaturahmi di Pelabuhan Kuala Maras itu pun menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam menjaga sekaligus membangun wilayah perbatasan Indonesia.

Dari dermaga di ujung utara negeri itu, tersimpan harapan agar pembangunan tidak berhenti pada berdirinya infrastruktur semata, tetapi benar-benar menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang hidup di beranda terdepan Indonesia. (bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *