OLAHRAGATANJUNGPINANG

Persoalan Keabsahan Atlet Tuntas, Tenis Meja Siap Perebutkan Medali Porprov Kepri

Persoalan Keabsahan Atlet Tuntas, Tenis Meja Siap Perebutkan Medali Porprov Kepri.f-ist

TANJUNGPINANG – Cabang olahraga (cabor) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) akhirnya resmi dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepulauan Riau (Kepri) 2026.

Kepastian ini diperoleh setelah perselisihan terkait keabsahan dua atlet putra Kabupaten Bintan diselesaikan melalui rapat bersama Panitia Besar (PB) Porprov.

Sebelumnya, pelaksanaan pertandingan tenis meja sempat terancam akibat adanya sanggahan terhadap dua atlet putra Bintan yang diajukan oleh kontingen Batam bersama lima kabupaten/kota lainnya.

Sekretaris Umum PB Porprov VI Kepri 2026, Suyono, mengatakan persoalan tersebut telah menemukan titik penyelesaian. Dalam rapat yang digelar bersama pihak terkait, diputuskan bahwa kedua atlet yang dipersoalkan tidak diperbolehkan bertanding dan harus diganti dengan atlet lain dari Kabupaten Bintan.

“Hasil rapat, dua atlet Bintan dilarang bertanding dan harus diganti dengan atlet dari Bintan,” kata Suyono, Selasa (3/11/2026).

Ia menjelaskan, kontingen yang mengajukan keberatan terhadap keabsahan atlet diwajibkan menyampaikan surat resmi kepada PB Porprov.

Surat tersebut menjadi dasar bagi panitia untuk mengambil keputusan terhadap persoalan yang muncul.
Dengan adanya keputusan tersebut, polemik keabsahan atlet dinyatakan selesai sehingga pertandingan tenis meja dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Suyono menyebutkan, pertandingan nomor putri dijadwalkan berlangsung Selasa (3/11/2026), sementara nomor putra akan digelar Rabu (4/11/2026).

Menurutnya, penyelesaian persoalan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran pelaksanaan Porprov VI Kepri 2026. Ia berharap seluruh kontingen dapat menerima keputusan panitia dan tetap mengedepankan semangat sportivitas.

Lebih dari sekadar perebutan medali, Suyono menegaskan Porprov merupakan momentum penting untuk menemukan dan membina bibit-bibit atlet potensial dari seluruh kabupaten/kota di Kepri.

Atlet-atlet yang menunjukkan kemampuan terbaik diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi andalan daerah untuk bersaing pada kejuaraan tingkat nasional.

“Porprov adalah ajang mencari bakat atlet untuk mengharumkan nama Kepri ke depannya, agar meraih prestasi di tingkat nasional,” ungkapnya.

Dengan kepastian tersebut, cabor tenis meja kini dapat melanjutkan pertandingan. Seluruh atlet diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung. (*/bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *