Garuda Yaksa Cup 2026, Menyalakan Mimpi Atlet Futsal Muda Kepulauan Riau

BATAM – Riuh tepuk tangan dan sorak semangat memenuhi Lapangan Indoor Temenggung Abdul Jamal, Batam, Selasa (21/7/2026).
Di atas lapangan, para pelajar terbaik SMA dan SMK dari berbagai kabupaten dan kota di Kepulauan Riau bersiap menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Bukan sekadar memperebutkan trofi dan hadiah, tetapi juga mengejar mimpi menjadi atlet futsal yang mampu mengharumkan nama daerah.
Semangat itulah yang mewarnai pembukaan Garuda Yaksa Cup 2026, turnamen futsal antar pelajar se-Kepulauan Riau yang digelar Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Kepri pada 21–25 Juli 2026 dengan total hadiah Rp65 juta.
Turnamen tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, yang menilai kompetisi olahraga di kalangan pelajar memiliki peran penting dalam melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi sekaligus membangun karakter generasi muda.
Dalam sambutannya, Nyanyang mengatakan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus mendorong lahirnya atlet-atlet berbakat melalui berbagai kompetisi olahraga yang digelar sepanjang tahun.
Menurutnya, Kepri telah menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga, mulai dari bulu tangkis, karate, bola voli, sepak bola, futsal hingga Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA).
Semua kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pembinaan atlet usia muda.
“Saya berharap dengan adanya turnamen-turnamen olahraga seperti ini akan menjadikan putra-putri Kepri tumbuh menjadi atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Kepri di tingkat nasional hingga internasional,” ujar Nyanyang.
Lebih dari sekadar kompetisi, Garuda Yaksa Cup menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan bakat, menguji kemampuan, sekaligus membangun persaudaraan antarsekolah dari seluruh penjuru Kepulauan Riau.
Bagi Nyanyang, kemenangan memang menjadi tujuan setiap tim. Namun, nilai yang jauh lebih penting adalah sportivitas, disiplin, dan sikap saling menghormati selama pertandingan berlangsung.
Ia pun mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan turnamen ini sebagai pengalaman berharga dalam perjalanan mereka sebagai atlet muda.
“Junjung tinggi fair play dan sportivitas. Jadikan turnamen ini sebagai tempat untuk belajar, berkembang, dan menunjukkan kemampuan terbaik,” pesannya.
Usai memberikan sambutan, Nyanyang melakukan tendangan pertama sebagai tanda dimulainya Garuda Yaksa Cup 2026. Ia kemudian turut menyaksikan pertandingan pembuka yang berlangsung penuh semangat dan antusiasme.
Kehadiran Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kepri, Kepala Dinas Pendidikan Kepri, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kota Batam, para peserta, pelatih, serta tamu undangan semakin menegaskan komitmen bersama dalam membangun ekosistem olahraga pelajar di Kepulauan Riau.
Di balik setiap gol yang tercipta dan setiap penyelamatan gemilang di bawah mistar gawang, tersimpan harapan besar bahwa dari lapangan futsal inilah akan lahir atlet-atlet masa depan yang kelak mengenakan seragam Kepulauan Riau, bahkan Merah Putih, di panggung nasional maupun internasional.
Garuda Yaksa Cup 2026 pun menjadi lebih dari sekadar turnamen. Ia menjadi panggung bagi mimpi, kerja keras, dan tekad generasi muda Kepri untuk terus berprestasi, sekaligus bukti bahwa pembinaan olahraga harus dimulai sejak usia pelajar agar masa depan olahraga Kepulauan Riau semakin gemilang. (bs)


