Sniper Polwan Polda Kepri Lumpuhkan Pelaku Penyandra

Simulasi Saat HUT ke-80 Bhayangkara
BATAM – Kelompok kriminal melakukan penyanderaan seorang warga di Markas Mapolda Kepri di Nongsa Batam, Rabu (1/7/2026) tadi pagi.
Bahkan para pelaku juga memasang bom sebagai jebakan untuk melumpuhkan aparat kepolisian yang mulai datang untuk membebaskan sandra serta menangkap para pelaku.
Situasi sempat tegang karena pelaku mengancam korbannya. Untung saja aksi itu berhasil dilumpuhkan seorang penembak jitu (Sniper), seorang Polwan dari Satbrimob.
Dengan satu peluru, tembakan si sniper berhasil melumpuhkan pelaku dan tim lain langsung bergerak mengevakuasi korban serta menangkap pelaku.
Tepuk tangan meriah pun langsung bergemuruh ketika pelaku berhasil dilumpuhkan. Ini merupakan simulasi pembebasan sandra lewat tembakan jitu dari jarak jauh.
Simulasi ini dilakukan sebagai bagian dari atraksi di Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara di Markas Polda Kepri.
Masih ada atraksi lainnya yang digelar untuk menghibur para tambungan dan masyarakat serta menunjukkan kemampuan personil Polda dalam menangani kejahatan yang terjadi di masyarakat.
Ada juga atraksi bela diri, ketangkasan menggunakan senjata, memecahkan batu dengan tangan kosong oleh Polwan hingga aksi Bhayangkara Extreme Challenge yang paling menjadi perhatian utama penonton.
Ada juga penampilan defile pasukan serta berbagai demonstrasi kemampuan personel kepolisian. Semua ini memberi rasa nyaman bagi masyarakat karena kemampuan kepolisian yang mumpuni menumpas kejahatan.
Acara itu dihadiri banyak masyarakat dan juga undangan baik dari TNI, ormas, pejabat Pemprov Kepri dan unsur masyarakat lainnya.
Sementara itu Presiden Prabowo dalam sambutannya yang dibacakan Kapolda mengatakan, tugas kepolisian makin berat seiring kemajuan zaman.
Kejahatan siber salah satu yang menguras sumber daya karena penyalahgunaan kemajuan teknologi itu sendiri banyak dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk merusak keamanan masyarakat. (Martunas)
Editor : Abas


