Polda Kepri Pastikan Batam Tetap Aman dan Kondusif Jelang Isu Unjuk Rasa Juli

BATAM – Polda Kepulauan Riau memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Batam maupun wilayah Provinsi Kepulauan Riau secara umum tetap aman, kondusif, dan terkendali menyusul berkembangnya isu terkait rencana aksi penyampaian pendapat yang akan berlangsung pada Juli mendatang.
Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa jajaran Polda Kepri bersama TNI, pemerintah daerah, dan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus memperkuat langkah antisipatif guna menjaga stabilitas keamanan, khususnya di kawasan industri, pusat perekonomian, serta objek vital nasional di Batam.
“Polda Kepri memastikan situasi kamtibmas di Batam saat ini aman dan kondusif. Masyarakat maupun para investor tidak perlu khawatir dan dapat tetap menjalankan aktivitas seperti biasa,” tegas Kapolda.
Sebagai salah satu kawasan strategis investasi nasional sekaligus pintu gerbang ekonomi internasional, stabilitas keamanan di Kepulauan Riau menjadi perhatian utama seluruh pemangku kepentingan.
Karena itu, Polda Kepri terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, pelaku usaha, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi buruh, mahasiswa, hingga berbagai elemen masyarakat untuk menjaga suasana yang sejuk, damai, dan produktif.
Dalam menyikapi setiap dinamika sosial, Polda Kepri mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan dialogis.
Kepolisian menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi sebagaimana dijamin undang-undang, dengan harapan pelaksanaannya dilakukan secara tertib, damai, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku tanpa mengganggu aktivitas masyarakat maupun stabilitas keamanan.
Polda Kepri juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi menimbulkan keresahan atau gangguan kamtibmas.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban demi menciptakan iklim investasi yang sehat, menjaga pertumbuhan ekonomi daerah, serta mewujudkan Kepulauan Riau yang aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Kapolda.
Sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan wilayah, Polda Kepri akan terus meningkatkan patroli rutin, pengamanan objek vital, kegiatan cooling system, deteksi dini, serta koordinasi intensif dengan seluruh stakeholder untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Masyarakat juga diimbau untuk terus menjaga persatuan dan kerukunan serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas melalui layanan Kepolisian 110 yang beroperasi selama 24 jam.
Dengan sinergi seluruh elemen masyarakat dan aparat keamanan, diharapkan Batam dan Kepulauan Riau tetap menjadi daerah yang aman, nyaman, serta kondusif bagi masyarakat maupun dunia usaha. (bs)


