Gemira Apresiasi Kinerja Pansel Baznas Kepri, Harap Baznas RI Segera Gelar Uji Kelayakan

TANJUNGPINANG – Ketua Gerakan Muslim Indonesia Raya (Gemira) Provinsi Kepulauan Riau, HM Juramadi Esram, memberikan apresiasi kepada Panitia Seleksi (Pansel) Calon Komisioner Baznas Provinsi Kepri yang telah menyelesaikan seluruh tahapan seleksi dan menetapkan 10 peserta terbaik dari total 38 orang yang mengikuti proses seleksi.
Menurut Esram, kerja panitia seleksi patut diapresiasi karena telah menjalankan tugasnya secara optimal dan profesional dalam menyeleksi para calon komisioner.
“Saya memberikan apresiasi kepada Panitia Seleksi yang telah bekerja dengan optimal hingga menghasilkan 10 peserta terbaik. Tentu proses ini telah melalui tahapan dan mekanisme yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Esram juga memandang hasil seleksi tersebut dari perspektif nilai-nilai keagamaan.
Menurutnya, setiap hasil yang diterima peserta merupakan bagian dari ketentuan Allah SWT yang harus disikapi dengan lapang dada.
“Kalau kita tinjau dari ilmu tarekat, ini sudah merupakan takdir Allah. Apa pun hasilnya harus diterima dengan ikhlas karena setiap orang memiliki jalan dan ketetapannya masing-masing,” katanya.
Ia berharap proses seleksi tidak berhenti pada penetapan 10 besar, melainkan segera dilanjutkan oleh Baznas RI melalui tahapan fit and proper test atau uji kelayakan agar komisioner definitif dapat segera ditetapkan.
“Kita berharap Baznas RI dapat segera melaksanakan fit and proper test sehingga tidak perlu lagi terjadi perpanjangan masa jabatan komisioner yang saat ini masih menjabat,” ungkap Esram.
Ia mencontohkan, Komisioner Baznas Kota Tanjungpinang saat ini harus mendapatkan perpanjangan masa jabatan selama tiga bulan karena proses uji kelayakan dari Baznas Pusat belum dilaksanakan.
Terkait adanya sejumlah peserta yang merasa kurang puas terhadap hasil seleksi, Esram menilai hal tersebut merupakan dinamika yang lazim terjadi dalam setiap proses seleksi terbuka.
“Waktu saya menjadi anggota Panitia Seleksi Baznas Kepri lima tahun lalu juga ada peserta yang menyampaikan ketidakpuasan. Sebagai pansel, kami memberikan klarifikasi sesuai mekanisme yang berlaku,” jelasnya.
Menurutnya, pada proses seleksi tahun ini Ketua Panitia Seleksi yang dijabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepri , Misni juga telah memberikan penjelasan kepada publik mengenai mekanisme dan hasil seleksi yang telah dilakukan.
Karena itu, Esram mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk menghormati hasil yang telah ditetapkan serta mendukung tahapan selanjutnya di Baznas RI.
“Dengan semangat kebersamaan, kita berharap proses ini segera tuntas sehingga Baznas Kepri dapat dipimpin oleh komisioner definitif yang mampu mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah demi kesejahteraan umat di Kepulauan Riau,” tutupnya. (bs)


