Porprov VI Kepri 2026, Ronny Kartika Optimistis Bintan Bersaing dengan Tuan Rumah

BINTAN – Kabupaten Bintan menatap Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepulauan Riau (Kepri) 2026 di Tanjungpinang dengan optimisme tinggi.
Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran akibat efisiensi, Bintan tetap menargetkan prestasi terbaik dengan mengandalkan atlet-atlet berkualitas yang dipersiapkan untuk bersaing memperebutkan medali.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan, Ronny Kartika, menjelaskan bahwa kontingen Bintan akan mengikuti 27 dari 30 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan pada Porprov VI Kepri 2026.
Keputusan tersebut diambil melalui sejumlah pertimbangan, termasuk status beberapa cabang olahraga yang hanya dipertandingkan sebagai ekshibisi serta penyesuaian terhadap kemampuan anggaran daerah.
Ronny menerangkan, tiga cabang olahraga yang tidak diikuti Bintan adalah binaraga, sepeda, dan basket putri. Binaraga dan sepeda hanya berstatus ekshibisi pada Porprov VI Kepri 2026.
Sementara itu, keputusan tidak menurunkan atlet basket putri diambil setelah terjadi perubahan dalam proses persiapan pertandingan.
Pada awalnya, pengurus cabang olahraga basket Bintan berencana mengikuti nomor putri. Namun, dalam proses entry by number dan entry by name, tuan rumah memutuskan mundur sehingga basket putri turut berstatus ekshibisi.
Dengan kondisi tersebut, Bintan akhirnya memutuskan tidak menurunkan tim basket putri.
Menurut Ronny, keterbatasan anggaran tidak menjadi alasan bagi Bintan untuk mengurangi keseriusan dalam mempersiapkan atlet.
Sebaliknya, strategi yang diterapkan adalah mengikuti sebanyak mungkin cabang olahraga dengan tetap memperhatikan kualitas atlet yang diturunkan.
Ia menyebutkan, keikutsertaan Bintan dalam 27 cabang olahraga merupakan jumlah yang relatif banyak dibandingkan kabupaten dan kota lainnya di luar Tanjungpinang sebagai tuan rumah.
Karena itu, seleksi dan kesiapan atlet menjadi perhatian penting agar setiap atlet yang bertanding benar-benar memiliki kemampuan untuk memberikan kontribusi bagi perolehan medali kontingen.
“Ini yang mesti kita pahami bersama,” harap Ronny.
Ia menegaskan, banyaknya cabang olahraga yang diikuti harus diimbangi dengan strategi yang tepat. Bintan tidak semata-mata mengejar jumlah atlet yang diberangkatkan, tetapi juga memastikan atlet yang tampil mampu memberikan hasil maksimal.
“Biar atlet yang diturunkan sedikit, tapi cabor yang diikuti banyak, dan hasilnya juga bisa menjadi yang terbaik. Pada Porprov VI Kepri ini, kita menginginkan prestasi yang terbaik,” ujarnya.
Ronny juga menyampaikan optimisme bahwa kontingen Bintan mampu memberikan perlawanan kepada tuan rumah Tanjungpinang. Target tersebut sekaligus menjadi upaya mempertahankan posisi Bintan dalam jajaran tiga besar Porprov Kepri, sebagaimana pencapaian pada Porprov V Kepri 2022 ketika Bintan bertindak sebagai tuan rumah.
“Paling tidak, Bintan optimistis bisa menyaingi tuan rumah, dan tidak lepas dari tiga besar seperti Porprov V Kepri tahun 2022, saat kita menjadi tuan rumah,” tutur Ronny.
Kontingen Bintan Berkekuatan 343 Orang
Sementara itu, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bintan, Dedi Sutanto, menyampaikan bahwa persiapan kontingen juga mencakup pengaturan akomodasi dan kebutuhan selama mengikuti Porprov VI Kepri di Tanjungpinang.
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan, penginapan kontingen Bintan akan dipusatkan di Bintan Agro Beach Resorts, Kilometer 36, Kecamatan Gunung Kijang.
Dedi menyebutkan, total kontingen Bintan yang akan mengikuti Porprov VI Kepri 2026 berjumlah 343 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 308 orang yang meliputi atlet, pelatih, dan ofisial, serta 35 orang panitia.
Dengan persiapan yang telah dilakukan, KONI Bintan berharap seluruh atlet dapat tampil maksimal dan membawa pulang prestasi membanggakan bagi daerah.
“Semoga Bintan mencapai hasil yang terbaik pada Porprov VI Kepri di Tanjungpinang nanti,” harap Dedi.
Porprov VI Kepri 2026 menjadi momentum bagi Bintan untuk kembali menunjukkan kekuatan olahraga daerah.
Di tengah keterbatasan anggaran, strategi pemilihan cabang olahraga, kualitas atlet, serta kesiapan menghadapi persaingan diharapkan menjadi modal penting bagi kontingen Bintan untuk mencapai target tiga besar. (bs)


