BATAM

Wagub Kepri Nyanyang dan Pesan untuk Generasi Muda: Kuasai Teknologi, Jaga Karakter, Raih Masa Depan

Wagub Kepri Nyanyang dan Pesan untuk Generasi Muda: Kuasai Teknologi, Jaga Karakter, Raih Masa Depan.f-ist

BATAM – Masa depan tidak datang dengan sendirinya. Ia harus dipersiapkan melalui kerja keras, kedisiplinan, keberanian bermimpi, dan kemauan untuk terus belajar.

Di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, generasi muda dituntut bukan hanya cakap menggunakan teknologi, tetapi juga bijak dalam memanfaatkannya.

Pesan itulah yang disampaikan Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, saat mengunjungi SMK Negeri 11 Batam, Kamis (8/10/2026). Di hadapan para siswa dan guru, Nyanyang mengajak generasi muda menjadikan pendidikan dan teknologi sebagai jalan untuk mengembangkan potensi diri sekaligus mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Bagi Nyanyang, kunjungan ke sekolah bukan sekadar agenda pemerintahan. Lebih dari itu, pertemuan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus bentuk penghargaan kepada dunia pendidikan yang selama ini berperan penting dalam mencerdaskan generasi muda di Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau.

“Kehadiran saya di sini bukan hanya sekadar kunjungan formal, tetapi sebagai bentuk silaturahmi dan apresiasi saya kepada sekolah ini yang telah memberikan kontribusi besar dalam mencerdaskan anak-anak bangsa yang ada di Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau,” ujarnya.

Di hadapan para pelajar, Nyanyang mengingatkan bahwa masa remaja merupakan periode penting yang dipenuhi energi, harapan, dan peluang.

Masa ini menjadi kesempatan berharga untuk membangun kemampuan, menemukan jati diri, serta menentukan arah kehidupan pada masa mendatang.
Karena itu, ia meminta para siswa tidak menyia-nyiakan waktu dan kesempatan yang dimiliki.

Cita-cita, menurutnya, tidak cukup hanya diucapkan atau disimpan dalam angan-angan. Setiap impian harus diikuti dengan usaha nyata, kedisiplinan, serta ketekunan menghadapi berbagai tantangan.

Keberhasilan tidak hadir secara instan. Ada proses panjang yang harus dilalui, termasuk kesediaan untuk terus belajar, memperbaiki kekurangan, dan bangkit ketika menghadapi kegagalan.
Teknologi Harus Menjadi Peluang, Bukan Penghalang

Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, termasuk dalam dunia pendidikan. Informasi semakin mudah diakses, kesempatan belajar semakin terbuka, dan berbagai keterampilan baru dapat dipelajari melalui beragam platform digital.
Namun, kemudahan tersebut juga menghadirkan tantangan. Penggunaan media sosial yang tidak sehat, penyebaran informasi yang tidak benar, serta aktivitas digital yang tidak produktif dapat mengganggu proses belajar dan perkembangan karakter anak muda.

Nyanyang mengingatkan para siswa agar tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas.

“Manfaatkan teknologi sebagai alat untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan kalian, bukan sebagai penghalang ataupun racun bagi tumbuh kembang diri kalian,” pesannya.

Pesan tersebut menjadi penting bagi pelajar sekolah menengah kejuruan yang dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan, maupun membangun usaha secara mandiri.

Teknologi, jika digunakan secara tepat, dapat menjadi sarana untuk memperluas wawasan, mempelajari keterampilan baru, dan mengikuti perkembangan kebutuhan dunia kerja.

Sebaliknya, penggunaan yang tidak terkendali justru dapat menghabiskan waktu dan menghambat pengembangan potensi diri.

Karena itu, Nyanyang meminta siswa membangun kebiasaan digital yang sehat. Mereka perlu mampu memilih informasi yang bermanfaat, menggunakan media sosial secara bertanggung jawab, serta menghindari berbagai aktivitas negatif yang berpotensi merugikan masa depan.

Baginya, kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan kematangan berpikir dan tanggung jawab. Kecakapan digital bukan hanya tentang kemampuan mengoperasikan perangkat, melainkan juga tentang bagaimana seseorang menggunakan teknologi secara cerdas, produktif, dan beretika.

Setiap Anak Memiliki Potensi
Selain mengingatkan pentingnya pemanfaatan teknologi, Nyanyang mengajak para siswa untuk percaya pada kemampuan diri sendiri. Ia menilai setiap anak memiliki keunikan, kelebihan, dan potensi yang dapat dikembangkan melalui proses belajar dan pengalaman.

Tidak semua siswa harus menempuh jalan yang sama untuk mencapai keberhasilan. Ada yang kelak menjadi pemimpin, ilmuwan, seniman, pengusaha, maupun menekuni berbagai profesi lainnya.

Perbedaan minat dan kemampuan tersebut bukan alasan untuk merasa rendah diri. Sebaliknya, setiap siswa perlu mengenali potensi yang dimiliki, mengasah keterampilan, dan berani mengambil kesempatan untuk berkembang.

“Jadilah pribadi yang berani bermimpi besar, karena mimpi itulah yang akan menuntun kalian mencapai tujuan,” katanya.

Bagi para pelajar SMKN 11 Batam, pesan itu menjadi pengingat bahwa masa depan masih terbuka luas. Tantangan yang dihadapi saat ini tidak seharusnya mematahkan semangat, melainkan menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kemampuan.

Nyanyang juga menekankan pentingnya membangun mental yang kuat. Dalam perjalanan meraih cita-cita, siswa akan menghadapi persaingan, perubahan, dan berbagai situasi yang tidak selalu sesuai harapan.

Ketekunan, sikap pantang menyerah, serta kemauan untuk belajar dari kesalahan menjadi bekal penting dalam menghadapi keadaan tersebut.
Ia mengajak para siswa mempersiapkan diri sejak sekarang dengan meningkatkan semangat belajar, membangun kedisiplinan, dan tidak melupakan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Kompetensi Harus Berjalan Bersama Akhlak

Di tengah tuntutan untuk menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, Nyanyang mengingatkan bahwa kecerdasan saja tidak cukup. Generasi muda juga harus memiliki akhlak yang baik, menghormati orang tua dan guru, serta bertanggung jawab atas setiap tindakan.

Menurutnya, kompetensi dan karakter merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Kemampuan akademik dan keterampilan profesional perlu ditopang oleh nilai moral agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Seseorang yang memiliki keterampilan tinggi akan semakin berarti apabila mampu menggunakan pengetahuannya secara bertanggung jawab, menghargai orang lain, dan menjaga integritas.

Karena itu, ia meminta para siswa membiasakan diri bersikap disiplin, menghormati guru dan orang tua, serta menjaga perilaku dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Nyanyang meyakini bahwa para siswa SMKN 11 Batam memiliki kesempatan untuk tumbuh menjadi sumber daya manusia yang berkualitas dan mengambil peran penting dalam pembangunan bangsa.

“Di antara kalian ada yang kelak akan menjadi pemimpin, ilmuwan, seniman, pengusaha, dan berbagai profesi lainnya yang akan membawa kemajuan bagi bangsa dan negara kita,” ujarnya.

Harapan tersebut sekaligus menjadi dorongan agar para pelajar tidak membatasi impian mereka. Dengan pendidikan yang baik, kemauan untuk terus berkembang, dan karakter yang kuat, generasi muda dapat mempersiapkan diri menghadapi perubahan zaman.

Guru, Penentu Kualitas Generasi Masa Depan

Dalam kunjungan itu, Nyanyang juga memberikan perhatian kepada para guru SMKN 11 Batam. Ia menilai guru memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas generasi masa depan.

Tugas guru tidak hanya menyampaikan materi pelajaran di ruang kelas. Lebih dari itu, guru turut membentuk cara berpikir, menanamkan nilai moral, membangun kedisiplinan, serta memberikan teladan bagi para siswa.
Setiap ilmu dan bimbingan yang diberikan dapat menjadi bekal penting yang memengaruhi perjalanan hidup peserta didik.

Di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berlangsung cepat, Nyanyang mendorong para guru untuk terus meningkatkan kompetensi, memperbarui pengetahuan, dan mempelajari berbagai hal baru.

Upaya tersebut diperlukan agar proses pembelajaran tetap relevan dengan kebutuhan zaman serta mampu menjawab tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.

“Peran guru tidak hanya mengajar di dalam kelas, tetapi juga mempengaruhi nilai-nilai moral, karakter, dan sikap siswa dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Ia berharap para guru terus menjadi teladan dan sumber inspirasi bagi peserta didik. Pendidikan yang baik, menurutnya, harus mampu membantu siswa mengembangkan pengetahuan sekaligus membentuk kreativitas, tanggung jawab, karakter, dan kemampuan berpikir kritis.

“Bapak/Ibu bukan hanya mendidik siswa, tetapi juga sedang menyiapkan pemimpin-pemimpin masa depan bangsa,” tegasnya.

Pesan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan membutuhkan peran bersama. Siswa perlu memiliki semangat belajar, guru harus terus mengembangkan kualitas pembelajaran, sementara lingkungan pendidikan perlu menjadi ruang yang mendukung pertumbuhan potensi dan karakter generasi muda.

Menyiapkan Generasi Emas 2045
Pembangunan sumber daya manusia menjadi salah satu modal penting dalam menentukan masa depan daerah dan bangsa.

Di tengah perubahan dunia kerja dan perkembangan teknologi, generasi muda perlu dibekali kemampuan beradaptasi, keterampilan yang relevan, serta karakter yang kuat.

Bagi Provinsi Kepulauan Riau, kualitas generasi muda menjadi bagian penting dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menghadapi tantangan pembangunan di masa mendatang.

Karena itu, pesan Nyanyang di SMKN 11 Batam tidak hanya ditujukan kepada siswa untuk meraih keberhasilan pribadi. Ia juga mengajak seluruh insan pendidikan mengambil bagian dalam mempersiapkan generasi yang mampu berkontribusi bagi masyarakat, daerah, dan negara.

Menutup sambutannya, Nyanyang menyampaikan semangat kepada para siswa dan guru agar terus menjaga komitmen dalam proses belajar-mengajar.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, saya ucapkan semangat belajar dan mengajar bagi seluruh siswa-siswi serta Bapak-Ibu Guru yang ada di SMK Negeri 11 Batam,” katanya.

Pada akhirnya, masa depan generasi muda tidak hanya ditentukan oleh seberapa cepat mereka mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga oleh bagaimana mereka menggunakan pengetahuan, menjaga karakter, dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk bertumbuh.

Dari ruang-ruang kelas hari ini, harapan untuk masa depan Kepulauan Riau terus dibangun. Dengan semangat belajar, bimbingan guru, pemanfaatan teknologi secara bijak, dan akhlak yang mulia, para siswa diharapkan mampu menjadi bagian dari Generasi Emas 2045 yang berdaya saing dan membawa kemajuan bagi bangsa. (bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *