Realisasi Investasi di Tanjungpinang Semester 1-2026 Capai Rp457 Miliar

TANJUNGPINANG – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat realisasi investasi di Tanjungpinang kurun waktu 6 bulan (Semester 1) tahun 2026 mencapai Rp457.482.306.394.
Realisasi di Triwulan 1-2026 (Januari-Maret) sekitar Rp213,7 miliar dan realisasi investasi di Semester 2-2026 (April-Juni) mencapai Rp243,7 miliar.
Adapun investasi tersebut merupakan PMDN (Penanam Modal Dalam Negeri). Investasi itu terdiri dari berbagai bidang mulai dari industri, pertanian dan lainnya.
Bidang transportasi, gudang dan telekomunikasi mencapai Rp296,6 miliar. Ini merupakan investasi terbesar. Di posisi kedua adalah sektor jasa lainnya sebesar Rp96,7 miliar.
Posisi ketiga adalah sektor hotel dan restoran sebesar Rp26,6 miliar. Posisi keempat sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran sebesar Rp6,7 miliar.
Posisi kelima adalah sektor konstruksi sebesar Rp5,1 miliar. Posisi keenam sektorindustri kendaraan bermotor dan alat transportasi lain sebesar Rp4,6 miliar.
Tanjungpinang memang bukan kota industri seperti Batam. Tanjungpinang sebagai ibukota Provinsi Kepri merupakan kota perdagangan, kota wisata, kota kuliner dan lainnya.
Meski demikian, Tanjungpinang memiliki 2 kawasan Free Trade Zone (FTZ) yakni di Dompak dan Senggarang. Namun tidak ada kemajuan investasi disana. (*/Martunas)
Editor : Sutana


