BUDAYA

Beginilah Perawakan Situmeang Jamitamangaraja No.1

Rancangan awal tugu Situmeang. f-ist

JIKA Situmeang Jamita Mangaraja No.1 disebut temperamen atau orangnya emosian, lalu seperti apa perawakannya?

Gambaran aslinya mungkin tidak bisa kita tahu lagi karena beliau sudah meninggal kemungkinan 350 tahun lalu atau bisa lebih. Apalagi bagi kita yang bukan indigo alias tak bisa melihat makhluk halus, sudah pasti tak tahu gambarannya.

Penampakan Tondi Situmeang sudah beberapa kali dilihat orang indigo. Salah satunya berdasarkan cerita teman pomparannya yang hendak diracun di salah satu perkampungan.

Kemudian, masih ada cerita lain yang melihat Tondi itu datang. Penuturan mereka hampir sama.

Yang jelas, menurut mereka, Situmeang No.1 orangnya berpostur badan tinggi. Tulang-tulangnya besar dan ototnya kuat. Kulitnya hitam.

Wajahnya memang sangar. Bahkan pada saat tidak marah pun, dia terlihat menakutkan. Apalagi jika marah, maka seseorang tidak akan merani menatapnya.

Tatapan matanya tajam seakan ingin menerkam orang yang dibencinya. Karena itulah, yang tidak mengenalnya pasti ketakutan saat melihat tondi itu.

Namun, jika pomparannya yang sudah tahu seperti apa perawakan Ompung itu, tak perlu takut. Karena dia akan selalu membantu dan melindungi pomparannya.

Dia tidak akan muncul jika tidak ada yang perlu. Jadi, sejak kematiannya hingga saat ini, Ompung itu dipercaya terus melindungi pomparannya.

Apakah hanya pada pomparannya saja dia menampakkan diri?

Tentu tidak. Seperti pada penampakannya saat seorang anak jatuh dari pohon jambu di Batam, di menunjukkan dirinya pada tante si anak itu untuk memberitahukan kejadian tersebut.

Begitu juga saat dia menampakkan diri pada teman pomparannya yang hendak diracun. Penulis sendiri sudah pernah mendengar cerita perawakan Situmeang No.1 ini sebanyak tiga kali dari orang yang berbeda.

Penuturan mereka bertiga tetap sama, yakni bahwa Ompung kita itu orangnya tinggi, hitam, dan sangar serta sangat menakutkan melihatnya terutama saat dia marah.

Bahkan salah satu diantara yang tiga orang itu mengatakan, mereka kesulitan tidur malam harinya setelah melihat penampakan wajah Ompung itu saat sedang marah.

Dia belum pernah melihat orang semarah itu dengan wajahnya yang sangat menakutkan hingga terbawa dalam tidur.

Mungkin karena itu juga Ompung itu jarang menampakkan diri pada pomparannya lantaran khawatir keturunannya justru ketakutan nanti dan susah tidur.

Jika ingin membuat fotonya, maka sebaiknya dipanggil pelukis wajah profesional. Dengan panduan orang-orang yang pernah melihat Tondinya, maka gambar Ompung itu bisa dibuat.

Dengan demikian, semua pomparan Situmeang bisa memilikinya. Setidaknya itu bisa disimpan untuk kenangan karena sampai sekarang makamnya belum diketahui dimana.

Masih banyak yang bisa dijadikan tulisan tentang sejarah Situmeang ini.

Kami akan menyajikan tulisan-tulisan berikutnya.

Kami berharap bisa mendapat kiriman tulisan dan bisa dikirim ke email : martunas_manna@yahoo.co.id

Oleh : Martunas Situmeang

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *