April 2026, Nilai Ekspor Kepri Melejit

BATAM – Nilai ekspor Provinsi Kepri pada April 2026 ini melejit hingga 13,92 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 lalu.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, nilai ekspor Kepri pada April 2026 mencapai US$2.282,23 juta atau sekitar Rp41,2 triliun dengan kurs Rp18.100/US Dolar pada Rabu (10/6/2026).
Dari total nilai ekspor Kepri pada April, ekspor Nonmigas masih mendominasi yakni senilai US$1.713,24 juta, naik 4,34 persen dibanding April 2025. Sedangkan nilai ekspor Migas mencapai US$569,00 juta, naik 57,43 persen dibanding April 2025.
Ekspor nonmigas HS 2 digit terbesar selama Januari-April 2026 adalah golongan barang mesin/peralatan listrik (HS 85) mencapai US$3.321,35 juta dengan peranan terhadap
ekspor nonmigas sebesar 50,30 persen.
Selama Januari-April 2026, Singapura menjadi negara tujuan ekspor terbesar hingga mencapai US$2.404,38 juta dengan peranannya sebesar 28,90 persen.
Amerika Serikat menjadi negara tujuan ekspor nonmigas terbesar pada Januari-April 2026 mencapai US$1.675,23 juta dengan peranannya sekitar 25,37 persen.
Singapura menjadi negara tujuan ekspor migas terbesar pada Januari-April 2026 yang mencapai US$999,35 juta dengan peranannya sebesar 58,22 persen.
Nilai ekspor Provinsi Kepulauan Riau Januari-April 2026 terbesar adalah melalui Pelabuhan Batu Ampar Batam US$4.367,92 juta, diikuti Pelabuhan Sekupang US$1.014,83 juta.
Pelabuhan Tanjung Balai Karimun US$954,42 juta; Pelabuhan Kabil/Panau US$633,91 juta; dan Pelabuhan Tarempa US$461,61 juta. Peranan kelima Pelabuhan tersebut
terhadap ekspor Januari-April 2026 mencapai 89,34 persen.
Volume ekspor Provinsi Kepulauan Riau Januari-April 2026 terbesar adalah melalui Pelabuhan Tanjung Balai Karimun sebesar 5.330,06 ribu ton; diikuti Pelabuhan Kijang
986,81 ribu ton.
Pelabuhan Tarempa 761,57 ribu ton; Pelabuhan Batu Ampar 662,24 ribu ton; dan Pelabuhan Belakang Padang 487,87 ribu ton. Peranan kelima Pelabuhan tersebut terhadap volume ekspor Januari-April 2026 mencapai 92,57 persen. (*/Martunas)
Editor : Abas


