BATAM

Empat Bulan, Ekspor Kepri Tembus Rp150 Triliun

Pelabuhan Batuampar Batam salah satu pusat ekspor impor terbesar di Provinsi Kepri yang dikelola Badan Pengusahaan (BP) Batam. f-ist

BATAM – Di tengah tekanan ekonomi dan dinamika politik global akibat perang, laporan ekspor Kepri masih baik, bahkan naik dibandingkan awal tahun 2025 lalu.

Kurun waktu empat bulan atau Caturwulan-1 (Januari-April) 2026 ini, nilai kumulatif ekspor Kepri masih tinggi dan tercatat naik dibandingkan periode yang sama di tahun 2025 lalu.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri mencatat, nilai kumulatif ekspor Kepri Januari-April 2026 mencapai US$8.319,65 juta atau sekitar Rp150,5 Triliun dengan kurs Rp18.100/Dolar US tertanggal hari ini, Senin (8/6/2026).

Jumlah ini naik 3,61 persen dibanding periode yang sama tahun 2025. Tentu saja catatan ini menandakan Kepri masih magnet bagi para investor.

Adapun nilai ekspor Kepri per bulan selama Caturwulan 1 tahun 2026 ini yakni :

  1. Januari
    Nilai ekspor mencapai US$2.022,25 juta atau sekitar Rp36,598 triliun
  2. Februari
    Nilai ekspor mencapai US$1,94 miliar atau setara dengan Rp30,5 triliun.
  3. Maret
    Nilai ekspor mencapai US$2.071,18 juta atau sekitar Rp37,481 triliun
  4. April
    Nilai ekspor mencapai US$2.282,23 juta atau sekitar Rp41,2 triliun

Nilai ekspor Provinsi Kepulauan Riau periode Januari-April 2026 adalah sebesar US$8.319,65
juta. Jika dibanding dengan total ekspor kumulatif Januari-April 2025 mengalami peningkatan sebesar 3,61 persen, yaitu dari US$8.029,67 juta menjadi US$8.319,65 juta.

Peningkatan ekspor Januari-April 2026 dibanding periode tahun lalu disebabkan oleh meningkatnya ekspor migas sebesar 24,48 persen dari US$1.378,98 juta menjadi US$1.716,58 juta.

Ekspor Provinsi Kepulauan Riau pada April 2026 mengalami peningkatan sebesar 13,92 persen dibanding tahun lalu, yaitu dari US$2.003,39 juta menjadi US$2.282,23 juta.

Peningkatan nilai ekspor April 2026 dibanding April 2025 disebabkan oleh peningkatan ekspor sektor migas dan nonmigas masing-masing sebesar 57,43 persen dan 4,34 persen. (*/Martunas)

Editor : Abas

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *