Dansatran Koarmada I Pimpin Sertijab Komandan Dua KRI, Perkuat Kesiapsiagaan Unsur Laut

TANJUNG UBAN – Dinamika organisasi di lingkungan TNI Angkatan Laut kembali bergerak. Komandan Satuan Kapal Ranjau (Dansatran) Koarmada I, Yusuf Yanto, memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) Komandan KRI Pulau Rusa-726 dan Komandan KRI Pulau Rangsang-727 di Mako Satran Koarmada I, Tanjung Uban, Senin (13/4/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam pembinaan personel sekaligus penyegaran organisasi, guna menjaga ritme kinerja satuan tetap dinamis dan adaptif terhadap tantangan tugas yang terus berkembang.
Dalam prosesi tersebut, jabatan Komandan KRI Pulau Rusa-726 resmi diserahterimakan dari Sumar Sadewo kepada Wowo Sujarwo.
Selanjutnya, Sumar Sadewo akan mengemban tugas baru sebagai Pamen Denma Koarmada I dalam rangka mengikuti Dikreg Seskoal. Sementara itu, Wowo Sujarwo sebelumnya menjabat sebagai Komandan KRI Arung Samudera.
Pada kesempatan yang sama, jabatan Komandan KRI Pulau Rangsang-727 juga berganti.
Tongkat komando diserahterimakan dari Abdul Khalik Daeng Mappalewa kepada Doni Simangunsong. Abdul Khalik selanjutnya akan menempati posisi sebagai Pamen Denma Koarmada I untuk mengikuti Dikreg Seskoal, sedangkan Doni Simangunsong sebelumnya bertugas sebagai Pabandya Opsga Sops Koarmada I.
Dalam amanatnya, Yusuf Yanto menegaskan bahwa serah terima jabatan Komandan KRI merupakan bentuk kepercayaan dan penghormatan pimpinan TNI Angkatan Laut kepada para perwira terpilih. Lebih dari itu, rotasi jabatan juga menjadi bagian dari strategi organisasi dalam menciptakan suasana kerja yang segar, produktif, dan penuh semangat baru.
“Tugas ke depan tidak semakin ringan, justru semakin kompleks seiring perkembangan lingkungan strategis maritim. Komandan KRI dituntut mampu menjaga kesiapsiagaan unsur, meningkatkan kemampuan tempur, serta membina prajurit yang profesional dan bermental juang tinggi,” tegasnya.
Sertijab ini bukan sekadar pergantian posisi, tetapi juga momentum regenerasi kepemimpinan di tubuh Koarmada I.
Dengan estafet komando yang berjalan baik, diharapkan setiap unsur KRI mampu menjalankan tugas pengamanan laut secara optimal, sekaligus menjaga kedaulatan wilayah perairan Indonesia.
Di tengah tantangan keamanan maritim yang kian dinamis, kehadiran komandan yang adaptif dan visioner menjadi kunci utama.
Koarmada I pun terus memastikan setiap prajurit dan unsur alutsista berada dalam kondisi siap operasional, demi menjaga laut Indonesia tetap aman dan berdaulat. (bs)


