TANJUNGPINANG

Jaga Gerbang Utama Daerah, Gubernur Ansar Turun Tangan Rawat Wajah Kepulauan Riau

Jaga Gerbang Utama Daerah, Gubernur Ansar Turun Tangan Rawat Wajah Kepulauan Riau.f-ist

TANJUNGPINANG – Ada pemandangan berbeda di sepanjang Jalan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF), Tanjungpinang, Jumat pagi (5/6).

Di tengah kesibukan lalu lintas menuju bandara, puluhan aparatur sipil negara bersama para pejabat Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau tampak memungut sampah, memangkas rumput liar, dan membersihkan sisi jalan.

Di antara mereka, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad terlihat ikut memegang peralatan kebersihan dan memimpin gotong royong massal yang melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kehadirannya bukan sekadar simbolis, melainkan menunjukkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama yang dimulai dari teladan seorang pemimpin.

Jalan menuju Bandara Raja Haji Fisabilillah bukan hanya sekadar jalur transportasi.

Bagi setiap tamu, investor, maupun wisatawan yang datang ke Kepulauan Riau, kawasan ini merupakan kesan pertama yang mereka lihat. Karena itulah, pemerintah daerah ingin memastikan gerbang utama tersebut selalu tampil bersih, hijau, dan nyaman dipandang.

Bagi Gubernur Ansar, kebersihan lingkungan bukan hanya soal estetika. Lebih dari itu, kebersihan mencerminkan budaya masyarakat dan kepedulian terhadap daerah sendiri.

Semangat gotong royong yang menjadi warisan bangsa harus terus dipelihara sebagai kekuatan sosial dalam membangun daerah.

“Kegiatan gotong royong ini menjadi wujud komitmen kita untuk menjaga kebersihan dan keindahan daerah. Lingkungan yang bersih akan menciptakan kenyamanan bagi masyarakat sekaligus memberikan kesan positif bagi siapa pun yang datang ke Kepulauan Riau,” ujar Ansar.

Sepanjang kegiatan, para peserta bergotong royong membersihkan saluran air, mengangkut tumpukan sampah, memangkas semak belukar, hingga menata kawasan pinggir jalan agar tampak lebih rapi.

Aktivitas sederhana itu menjadi gambaran bahwa pembangunan tidak selalu dimulai dari proyek besar, tetapi juga dari kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Menurut Ansar, Jalan Bandara RHF merupakan salah satu etalase utama daerah. Wajah kawasan ini akan membentuk persepsi awal para pengunjung terhadap Kepulauan Riau sebagai daerah yang modern, nyaman, dan memiliki tata kelola lingkungan yang baik.

“Jalan menuju bandara merupakan salah satu wajah daerah yang pertama kali dilihat pengunjung. Oleh sebab itu, kita ingin memastikan kawasan ini tetap bersih, tertata, dan mencerminkan daerah yang peduli terhadap lingkungan serta kenyamanan masyarakat,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan budaya gotong royong sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan akan menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Upaya menjaga kebersihan kawasan strategis ini juga dinilai memiliki dampak yang lebih luas. Lingkungan yang tertata dengan baik akan memperkuat citra Kepulauan Riau sebagai destinasi investasi dan pariwisata yang layak dikunjungi, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang sehari-hari menikmati fasilitas publik tersebut.

“Jika semua ikut berperan, lingkungan kita akan bersih, nyaman, dan sedap dipandang. Ini juga bagian dari citra daerah kita di mata para tamu dan wisatawan yang datang. Ayo kita jaga bersama,” pungkas Ansar.

Melalui gotong royong massal ini, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau tidak hanya membersihkan jalan menuju bandara, tetapi juga menanamkan pesan bahwa menjaga wajah daerah adalah tanggung jawab bersama.

Sebab, dari gerbang utama yang bersih dan tertata, akan lahir kesan baik yang membawa nama Kepulauan Riau semakin dikenal sebagai daerah yang ramah, indah, dan penuh semangat kebersamaan. (bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *