Belajar Pertanian di Alam Terbuka, Siswa SMPIT As Sakinah Kunjungi Kebun Binaan Kogabwilhan I di Dompak

TANJUNGPINANG – Hamparan kebun hijau di kawasan Dompak, Tanjungpinang, Jumat (30/10/2026), mendadak ramai oleh puluhan siswa berseragam Pramuka.
Dengan wajah penuh rasa ingin tahu, mereka menyusuri kebun, mengamati tanaman, hingga menyaksikan langsung aktivitas para petani yang tengah bekerja.






Hari itu menjadi pengalaman belajar yang berbeda bagi puluhan siswa dan siswi kelas VIII SMPIT As Sakinah. Mereka berkunjung ke kawasan pertanian binaan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I di Dompak untuk mengenal lebih dekat dunia pertanian dan sistem budidaya tanaman di Tanjungpinang.
Kunjungan tersebut bukan sekadar jalan-jalan menikmati suasana kebun. Para siswa diajak melihat bagaimana proses pertanian dilakukan, mulai dari merawat tanaman, memberikan pupuk, hingga memanen hasil kebun.
Rombongan didampingi sejumlah guru, yakni Nurjannah dan Denti Septiani, serta ustazah Sari, ustazah Pipit, ustaz Ridwan, dan ustaz Rahmad.
Kedatangan mereka disambut langsung Ketua Kelompok Tani, Katimun, Yadi, dan Bohari. Sejumlah petani lainnya, di antaranya Abas dan Fajar, turut mendampingi para siswa selama berkeliling kebun. Hadir pula Bhabinkamtibmas Kelurahan Dompak.
Suasana kebun semakin menarik ketika para siswa melihat aktivitas petani yang sedang memanen bayam dan terong.
Di sisi lain, beberapa petani tampak sibuk memberikan pupuk pada tanaman jagung yang ditargetkan mulai dipanen menjelang Tahun Baru 2027.
Bagi sebagian siswa, pemandangan tersebut menjadi pengalaman baru. Selama ini, mereka mungkin lebih sering melihat sayuran dan buah-buahan di pasar atau meja makan.
Namun, kali ini mereka bisa menyaksikan langsung bagaimana tanaman tersebut tumbuh dan dirawat hingga menghasilkan panen.
Rasa penasaran pun muncul silih berganti.
Setiap melihat tanaman yang belum dikenal, selalu ada pertanyaan yang terlontar.
Ini apa namanya, Pak?” tanya salah seorang siswa sambil menunjuk sebuah pohon.
“Ini namanya pohon alpukat, tapi belum berbuah,” jawab Abas yang ikut mendampingi rombongan.
Percakapan sederhana itu menjadi bagian menarik dari kunjungan. Para siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan petani yang sehari-hari mengelola lahan pertanian tersebut.
Di kawasan kebun itu, mereka dapat melihat beragam jenis tanaman. Mulai dari terong, jagung, bayam, alpukat, kelengkeng, jeruk, ubi, tebu, pepaya, pisang, hingga kacang tanah.
Melalui kegiatan ini, para siswa SMPIT As Sakinah dapat melihat bahwa pertanian bukan sekadar aktivitas menanam dan memanen.
Ada ketekunan, kesabaran, pengetahuan, serta kerja keras di balik setiap hasil bumi yang dikonsumsi sehari-hari.
Lebih dari itu, kunjungan ke kebun pertanian binaan Kogabwilhan I ini menjadi pengalaman berharga untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap dunia pertanian.
Sebab, mengenal pertanian sejak dini merupakan salah satu langkah sederhana untuk menanamkan kesadaran bahwa pangan yang tersedia di meja makan berasal dari proses panjang dan kerja keras para petani.
Dan di kebun Dompak pagi itu, puluhan siswa tidak hanya membawa pulang pengalaman melihat tanaman, tetapi juga cerita tentang kehidupan petani dan pentingnya menjaga ketahanan pangan. (bs)


