OLAHRAGATANJUNGPINANG

Enam Emas untuk Tuan Rumah, Tanjungpinang Pertahankan Takhta Juara Renang Porprov Kepri

Enam Emas untuk Tuan Rumah, Tanjungpinang Pertahankan Takhta Juara Renang Porprov Kepri.f-ist

TANJUNGPINANG – Gemuruh kebanggaan menyelimuti Kolam Renang Dendang Ria, Jalan Insinyur Sutami, Tanjungpinang, Sabtu (31/10/2026).

Di lintasan air yang menjadi arena pertarungan para perenang terbaik Kepulauan Riau itu, kontingen tuan rumah kembali membuktikan ketangguhannya.

Enam medali emas berhasil dibawa pulang. Bukan sekadar tambahan koleksi prestasi, tetapi menjadi penegasan bahwa Tanjungpinang masih menjadi kekuatan utama dalam cabang olahraga (cabor) renang di Porprov Kepri VI 2026.

Pada hari kedua sekaligus penutupan pertandingan, para perenang Tanjungpinang tampil begitu meyakinkan. Dari tujuh nomor yang dipertandingkan, enam di antaranya berhasil dikuasai atlet tuan rumah.

Hasil tersebut sekaligus mengantarkan Tanjungpinang keluar sebagai juara umum cabor renang, mempertahankan prestasi yang sebelumnya telah diraih pada Porprov edisi terdahulu.

Di balik enam medali emas itu, ada proses panjang yang tidak terlihat dari pinggir kolam. Ada latihan berulang, kedisiplinan, ketekunan, serta kerja keras atlet dan pelatih yang dipersiapkan untuk menghadapi persaingan olahraga terbesar di Provinsi Kepulauan Riau tersebut.

Dua nama menjadi sorotan dalam keberhasilan kali ini. Dari sektor putri, Ratu Roartha Elisabeth Sianturi tampil luar biasa dengan memborong tiga medali emas sekaligus pada nomor 50 meter, 100 meter, dan 200 meter gaya dada putri.

Sementara dari sektor putra, Suarez Latif Anugrah turut mempersembahkan dua emas melalui nomor 50 meter gaya bebas putra dan 50 meter gaya punggung putra.

Kontribusi keduanya menjadi bagian penting dari keberhasilan Tanjungpinang menguasai persaingan di lintasan renang.

Ketua Akuatik Kota Tanjungpinang, Deka Harmadya Sandi, mengaku bersyukur atas pencapaian para atletnya. Menurut dia, keberhasilan mempertahankan gelar juara umum merupakan buah dari kerja keras seluruh pihak, terutama atlet dan pelatih.

“Alhamdulillah kita dapat juara umum. Terima kasih kepada atlet yang berjuang dan pelatih renang Kota Tanjungpinang, Bambang dan Kurniansyah, yang telah melatih dari persiapan hingga pelaksanaan dengan hasil yang maksimal,” ungkap Deka.

Di balik keberhasilan tersebut, terdapat pula keputusan strategis dalam menentukan atlet yang diturunkan. Tidak semua atlet mendapatkan kesempatan tampil pada Porprov kali ini.

Deka menyampaikan permohonan maaf kepada atlet lokal yang belum masuk dalam skuad utama. Keputusan itu, menurutnya, merupakan bagian dari strategi untuk menjaga peluang mempertahankan gelar juara umum.

Sebab, dalam sebuah kompetisi, kemenangan tidak hanya ditentukan oleh banyaknya atlet yang tampil, tetapi juga ketepatan menempatkan atlet pada nomor pertandingan yang berpotensi menghasilkan prestasi terbaik.

Modal Mengakhiri Tradisi Runner-up
Keberhasilan cabang renang menjadi kabar menggembirakan bagi KONI Kota Tanjungpinang. Lebih dari sekadar prestasi satu cabang olahraga, enam emas tersebut menjadi suntikan motivasi bagi seluruh kontingen yang tengah berjuang mengejar target besar: juara umum Porprov Kepri VI 2026.

Ketua Umum KONI Kota Tanjungpinang, Abdul Halim, memberikan apresiasi kepada atlet, pelatih, serta pengurus Akuatik Tanjungpinang yang telah bekerja keras mempersiapkan diri menghadapi kompetisi.

Menurutnya, renang memang menjadi salah satu cabang olahraga unggulan yang diproyeksikan menyumbangkan medali emas bagi tuan rumah.

Ia menilai program pemusatan latihan atau training camp (TC) yang dijalani atlet sebelum pertandingan telah memberikan hasil positif.

“Apresiasi yang luar biasa untuk perjuangan para atlet, pelatih, dan pengurus Akuatik Tanjungpinang. Sejak awal, renang memang menjadi salah satu cabor andalan kita.

Kemenangan ini membuktikan bahwa program pemusatan latihan (TC) intensif yang telah dijalani para atlet sebelum bertanding membuahkan hasil yang maksimal,” ujar Abdul Halim.

Namun, bagi Tanjungpinang, perjuangan di Porprov kali ini memiliki makna lebih besar.

Selama lima kali penyelenggaraan Porprov Kepri, Tanjungpinang selalu harus puas berada di posisi runner-up. Catatan tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi tuan rumah untuk mengubah sejarah pada penyelenggaraan keenam.

Bermain di hadapan masyarakat sendiri, Tanjungpinang tidak ingin kembali hanya menjadi penghuni posisi kedua.

“ Kita sudah lima kali menyandang predikat runner-up selama Porprov Kepri digelar. Tahun ini, bermain di hadapan publik sendiri, target kita adalah juara umum.

Dominasi di cabor renang hari ini membuktikan kita berada di jalur yang tepat untuk mengakhiri tren tersebut dan mengamankan gelar juara di kandang sendiri,” tegas Abdul Halim.

Enam Emas, Satu Semangat untuk Tanjungpinang

Berdasarkan rekapitulasi akhir, Tanjungpinang mengoleksi enam medali emas, satu perak, dan empat perunggu. Kabupaten Bintan berada di posisi kedua dengan satu emas, satu perak, dan dua perunggu.

Sementara Batam dan Karimun masing-masing mengoleksi dua medali perak. Adapun Natuna menyumbangkan satu medali perunggu.

Hasil akhir tersebut memperlihatkan dominasi Tanjungpinang dalam persaingan cabor renang Porprov Kepri VI.

Enam medali emas dari kolam Dendang Ria kini menjadi modal berharga bagi kontingen tuan rumah. Akan tetapi, perjuangan belum selesai. Masih ada cabang olahraga lain yang harus dituntaskan untuk mengumpulkan poin demi poin dalam perburuan gelar juara umum.

Bagi para atlet renang Tanjungpinang, tugas mereka di kolam pertandingan telah ditunaikan dengan hasil membanggakan. Mereka telah mempersembahkan prestasi terbaik untuk daerahnya.

Kini, enam emas itu menjadi pesan kuat bagi seluruh kontingen Tanjungpinang: bahwa target besar tidak cukup hanya dengan harapan, tetapi harus diperjuangkan melalui persiapan, kerja keras, kekompakan, dan keberanian untuk menjadi yang terbaik.

Dari Kolam Dendang Ria, langkah Tanjungpinang menuju sejarah baru Porprov Kepri VI semakin mantap. (bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *