Uncategorized

Bobby Jayanto Kenang Jasa Tokoh, Peringatan 25 Tahun Kota Otonom Tanjungpinang Jadi Momentum Merawat Sejarah

Bobby Jayanto Kenang Jasa Tokoh, Peringatan 25 Tahun Kota Otonom Tanjungpinang Jadi Momentum Merawat Sejarah.f-ist

TANJUNGPINANG – Peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Otonom Tanjungpinang bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum bersejarah ini menjadi pengingat akan perjalanan panjang perjuangan, pengabdian, serta peran para tokoh yang telah meletakkan fondasi bagi kemajuan ibu kota Provinsi Kepulauan Riau tersebut.

Semangat menghargai sejarah dan jasa para pendahulu itu terasa dalam upacara peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Otonom Tanjungpinang yang dihadiri Ketua Fraksi NasDem DPRD Provinsi Kepulauan Riau sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kota Tanjungpinang, Bobby Jayanto, S.IP.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, pemberian tumpeng kepada sejumlah tokoh berjasa menjadi salah satu momen penuh makna.

Di antara tokoh yang mendapat penghormatan ialah mantan Wali Kota Tanjungpinang, Suryatati A. Manan, serta Dato’ Huzrin Hood, tokoh pejuang pembentukan Provinsi Kepulauan Riau.

Kehadiran kedua tokoh tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan Tanjungpinang sebagai daerah otonom tidak terlepas dari kontribusi banyak pihak. Ada pengabdian dalam pemerintahan, perjuangan politik, serta semangat kolektif masyarakat yang turut membentuk identitas dan arah pembangunan daerah.

Suryatati A. Manan merupakan salah satu figur yang melekat dalam perjalanan pemerintahan Kota Tanjungpinang.

Sementara itu, Dato’ Huzrin Hood dikenal sebagai salah satu tokoh yang berjuang dalam pembentukan Provinsi Kepulauan Riau, sebuah perjuangan yang menjadi bagian penting dari sejarah daerah.

Bagi Bobby Jayanto, peringatan hari jadi kota semestinya tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

Lebih dari itu, momentum ini menjadi kesempatan untuk meneguhkan kembali penghargaan terhadap jasa para pendahulu sekaligus memperkuat komitmen membangun Tanjungpinang agar semakin maju.

Menghormati tokoh-tokoh yang berjasa juga merupakan cara merawat ingatan kolektif masyarakat.

Sejarah tidak hanya tersimpan dalam dokumen atau catatan masa lalu, tetapi hidup melalui penghargaan terhadap orang-orang yang telah memberikan sumbangsih bagi daerah.

Usai mengikuti upacara, Bobby Jayanto melanjutkan kegiatan dengan menghadiri Rapat Paripurna di DPRD Kota Tanjungpinang. Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari bersejarah bagi kota yang memiliki posisi penting dalam perjalanan pemerintahan dan kebudayaan Melayu di Kepulauan Riau.

Rapat paripurna juga menjadi ruang bagi unsur pemerintahan dan legislatif untuk merefleksikan perjalanan Kota Tanjungpinang, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

Sebagai ibu kota Provinsi Kepulauan Riau, Tanjungpinang memiliki tanggung jawab besar untuk terus berkembang tanpa meninggalkan akar sejarah dan nilai-nilai budaya yang menjadi identitasnya.

Kemajuan kota tidak hanya diukur melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui kualitas pelayanan publik, kesejahteraan masyarakat, serta terpeliharanya warisan sejarah dan budaya.

Peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Otonom Tanjungpinang pada akhirnya menjadi pengingat bahwa masa depan dibangun dengan belajar dari perjalanan masa lalu.

Penghormatan kepada para tokoh berjasa menjadi simbol kesinambungan perjuangan, dari generasi yang merintis hingga generasi yang kini memikul tanggung jawab untuk melanjutkannya.

Bagi Bobby Jayanto, menjaga semangat kebersamaan dan menghargai jasa para pendahulu merupakan bagian penting dalam merawat kecintaan terhadap Tanjungpinang.

Sebab, kota yang terus tumbuh membutuhkan bukan hanya pembangunan, melainkan juga ingatan sejarah, persatuan, dan komitmen bersama untuk membawa daerah menuju masa depan yang lebih baik. (bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *