BATAM

FKTW Sadai Serap Aspirasi RT/RW, Persoalan Air Bersih Jadi Sorotan Utama

FKTW Sadai Serap Aspirasi RT/RW, Persoalan Air Bersih Jadi Sorotan Utama.f-ist

BATAM – Persoalan air bersih kembali menjadi perhatian warga Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, Batam. Ketersediaan air yang belum merata dan pasokan yang belum sepenuhnya dapat diandalkan menjadi keluhan utama yang disampaikan perangkat RT dan RW dalam pertemuan Forum Komunikasi RT RW (FKTW) Sadai, Minggu (13/9/2026).

Pertemuan yang berlangsung di wilayah RW 17 itu menjadi ruang bagi FKTW Sadai untuk mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat melalui para perangkat RT dan RW se-Wilayah Bengkong Sadai.

Tidak hanya sekadar silaturahmi, pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk menghimpun aspirasi dari lingkungan masyarakat paling bawah. Berbagai persoalan warga dibicarakan, mulai dari kebutuhan dasar hingga persoalan pelayanan yang dirasakan sehari-hari.

Namun, satu persoalan yang paling banyak mendapat perhatian adalah air bersih.

Hampir di seluruh wilayah Kelurahan Sadai, warga masih merasakan dampak dari persoalan pasokan air yang belum teratasi secara menyeluruh. Bagi masyarakat, air bukan sekadar kebutuhan rumah tangga, melainkan kebutuhan dasar yang sangat menentukan aktivitas sehari-hari.

Sejumlah perangkat RT dan RW menyampaikan kondisi di lingkungan mereka kepada FKTW Sadai. Persoalan tersebut dinilai membutuhkan perhatian serius dari pihak terkait agar tidak terus menjadi keluhan masyarakat.

RW 09, RW 12 dan RW 13 menjadi sejumlah wilayah yang disebut sangat merasakan dampak persoalan pasokan air.

Para perangkat lingkungan berharap pemerintah dan pihak terkait dapat segera mengambil langkah nyata. Tidak hanya penanganan jangka pendek untuk mengatasi kebutuhan warga saat ini, tetapi juga solusi jangka panjang agar persoalan pasokan air dapat diselesaikan secara berkelanjutan.

FKTW Siapkan Audiensi dengan Dinas Terkait

Mendengar berbagai keluhan tersebut, Ketua FKTW Sadai, Hamzah, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin aspirasi warga berhenti hanya pada forum pertemuan.

FKTW Sadai berencana menindaklanjuti persoalan tersebut melalui audiensi dengan dinas terkait.

Langkah itu dinilai penting agar keluhan yang selama ini disampaikan warga melalui perangkat RT dan RW dapat langsung dibahas bersama instansi yang memiliki kewenangan dalam menangani persoalan air.

“Kami berharap melalui pertemuan dengan dinas terkait nanti, persoalan air yang sudah dirasakan warga di beberapa wilayah Kelurahan Sadai ini dapat teratasi secepatnya,” ujar Hamzah.

Menurutnya, aspirasi yang muncul dalam pertemuan tersebut merupakan suara masyarakat yang perlu mendapat perhatian serius.

FKTW Sadai, kata dia, akan berupaya membawa aspirasi tersebut ke meja pembahasan bersama pemerintah. Harapannya, ada langkah konkret yang dapat dilakukan sehingga masyarakat tidak terus berada dalam situasi ketidakpastian terkait kebutuhan air bersih.

Menjadi Jembatan Warga dan Pemerintah

Pertemuan di RW 17 tersebut sekaligus mempertegas peran FKTW Sadai sebagai wadah komunikasi masyarakat.

Di tengah berbagai persoalan yang muncul di lingkungan permukiman, perangkat RT dan RW merupakan pihak yang paling dekat dengan warga. Mereka menjadi tempat pertama masyarakat menyampaikan keluhan, sekaligus menjadi penghubung dengan pemerintah.

Karena itu, FKTW Sadai berkomitmen untuk terus membuka ruang komunikasi dan menyerap aspirasi dari para perangkat lingkungan.

Bagi FKTW, persoalan masyarakat tidak cukup hanya didengar. Aspirasi tersebut harus diteruskan kepada pihak yang berwenang agar dapat dibahas dan dicarikan solusi.

Persoalan air bersih menjadi salah satu pekerjaan rumah yang kini akan dibawa FKTW Sadai ke tingkat pembahasan dengan dinas terkait.

Harapannya sederhana: ketika warga membuka keran, air dapat mengalir dengan baik.

Sebab bagi masyarakat, ketersediaan air bersih bukan hanya soal pelayanan, tetapi menyangkut kebutuhan paling mendasar dalam kehidupan sehari-hari.

Dari pertemuan di RW 17 itu, FKTW Sadai membawa satu pesan kuat: aspirasi warga harus didengar, diperjuangkan, dan diupayakan sampai menemukan solusi. (bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *