Pemkab Natuna Serahkan Bantuan 55.000 Bibit Ikan kepada Enam Kelompok Pembudidaya

NATUNA – Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Dinas Perikanan menyerahkan bantuan sebanyak 55.000 bibit ikan air tawar kepada enam kelompok pembudidaya ikan di Kabupaten Natuna.
Bantuan tersebut terdiri dari 50.000 bibit ikan lele dan 5.000 bibit ikan nila.
Penyerahan dilaksanakan di UPT Balai Benih Ikan (BBI) Dinas Perikanan, Jalan Raya Sepempang, Teluk Barok, Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, pada Jumat (11/09/2026) pagi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Natuna Jarmin, Kepala Dinas Perikanan Hadi Suryanto, Kepala UPT BBI Harianto serta kelompok penerima bantuan.
Kepala Dinas Perikanan Natuna, Hadi Suryanto, menyampaikan bahwa penyerahan bibit merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan kelompok pembudidaya ikan yang sebelumnya disampaikan melalui usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
“Bibit ini kami siapkan melalui UPT Balai Benih Ikan untuk memenuhi permintaan kelompok pembudidaya. Pada penyerahan tahap ketiga tahun 2026 ini, terdapat enam kelompok penerima dengan total 50.000 bibit lele dan 5.000 bibit nila,” jelasnya.
Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya diterima, tetapi dikelola dan dirawat dengan baik hingga dapat memberikan hasil serta mendukung keberlanjutan usaha kelompok pembudidaya.
Sementara itu, Wakil Bupati Natuna Jarmin, mengatakan sektor budi daya perikanan memiliki peluang yang besar untuk dikembangkan, selain potensi perikanan tangkap yang selama ini menjadi salah satu sektor unggulan daerah.
Menurutnya, komoditas ikan air tawar seperti lele dan nila dapat menjadi salah satu pilihan usaha masyarakat untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan.
“Bantuan bibit ini diharapkan menjadi stimulus bagi kelompok pembudidaya untuk meningkatkan produktivitas, menambah pendapatan masyarakat, serta membuka peluang usaha baru di bidang perikanan,” ujar Jarmin.
Ia juga mengingatkan kelompok penerima agar memperhatikan seluruh proses budi daya, mulai dari pemeliharaan, pemberian pakan, pengelolaan kualitas air hingga panen dan pemasaran. Pengelolaan usaha yang baik, menurutnya, akan mendorong budi daya perikanan berkembang secara produktif dan berkelanjutan.
Enam kelompok yang menerima bantuan tersebut yakni Kelompok Family Berkah Air Lengit, Maju Bersama Group Ranai Darat, Sentosa Ranai Kota, Sido Makmur Ranai Kota, Gunung Air Makan Ranai Darat, serta BKM Maju Bersame Mekar Jaya.
Jarmin menambahkan, pengembangan budi daya perikanan membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh, kelompok pembudidaya, pelaku usaha dan masyarakat. Karena itu, kelompok penerima didorong untuk memperkuat kelembagaan, meningkatkan pengetahuan, melakukan pencatatan usaha, serta membangun jaringan pemasaran.
“Dengan pengelolaan yang baik, kita berharap budi daya ikan di Natuna dapat berkembang dari skala kecil menjadi usaha yang lebih produktif dan mandiri,” katanya.
Usai penyerahan bantuan, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama dan peninjauan lokasi pembenihan UPT Balai Benih Ikan Dinas Perikanan. (*/Abas)
Editor : Martunas


