TANJUNGPINANG

Jelang UKW Akbar PWI Kepri, Wakapolresta Tanjungpinang Beri Dukungan

Pengurus dan anggota PWI Tanjungpinang saat silaturahmi dengan Wakapolresta Tanjungpinang AKBP Farouk Oktora, Mapolresta Tanjungpinang pada Kamis (3/9/2026) pagi. f-ist

TANJUNGPINANG – Jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bersama PWI Kota Tanjungpinang menggelar kunjungan silaturahmi ke Mapolresta Tanjungpinang pada Kamis (3/9/2026) pagi.

Kedatangan rombongan PWI ini disambut langsung oleh Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Indra Ranu Dikarta yang diwakili oleh Wakapolresta AKBP Farouk Oktora.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan santai tersebut membahas penguatan hubungan kemitraan, isu kamtibmas, serta profesionalisme pers.

Ketua Pokja PWI Tanjungpinang, Suhardi, menyampaikan bahwa kunjungan ini telah diagendakan sejak lama sebagai upaya menjaga hubungan baik yang selama ini telah terjalin antara pers dan kepolisian.

“Agenda kita hari ini ngobrol santai saja, sekaligus mendiskusikan beberapa hal terkait persoalan kamtibmas. Selama ini dukungan dari Polresta sangat luar biasa, kita sering berkegiatan bareng,” ujar Suhardi.

Dalam kesempatan tersebut, Suhardi juga memaparkan rencana agenda besar PWI dalam waktu dekat, salah satunya pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) se-Kepri yang akan digelar pertengahan September ini di Batam.

UKW tersebut rencananya akan membuka 10 kelas dengan total peserta mencapai 60 wartawan. Selain UKW, PWI juga tengah mempersiapkan agenda pelantikan pengurus menyusul adanya dinamika organisasi pasca-kongres.

“Kepri ini secara nasional memiliki jumlah wartawan yang paling banyak, makanya PWI Kepri hadir menaungi kawan-kawan sebagai penjaga kode etik pers,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakapolresta Tanjungpinang AKBP Farouk Oktora menyambut baik kunjungan PWI dan menyampaikan apresiasi yang tinggi. Terkait rencana UKW, Farouk menilai program tersebut sangat krusial untuk melahirkan jurnalis yang berkualitas dan memahami kode etik profesi.

“UKW itu sangat bagus untuk menelorkan kawan-kawan wartawan yang berkualitas. Wartawan itu adalah profesi, jadi teknisnya perlu dikuasai, termasuk bagaimana cara bertanya. Jangan sampai apa yang sifatnya off the record atau obrolan WhatsApp pribadi langsung ditelan mentah-mentah dan dijadikan berita tanpa proses klarifikasi,” kata Farouk berbagi pengalamannya saat bertugas di tempat sebelumnya.

Farouk mengingatkan bahwa tulisan wartawan dibaca secara luas oleh masyarakat luas yang sering kali langsung memercayai informasi tanpa menyaringnya kembali.

Oleh karena itu, profesionalisme wartawan sangat penting agar tidak menimbulkan masalah di tengah masyarakat.Selain membahas profesionalisme pers, Wakapolresta juga memaparkan sejumlah program prioritas Polri saat ini.

Salah satu fokus utamanya adalah transformasi dalam penanganan aksi unjuk rasa atau demonstrasi, di mana pendekatan pengamanan kini diubah menjadi konsep pelayanan kepada massa aksi.

Pertemuan ini ditutup dengan komitmen bersama antara PWI dan Polresta Tanjungpinang untuk terus bersinergi dalam menjaga kondusivitas wilayah serta menyebarkan edukasi yang positif kepada masyarakat.***

Editor : Redaksi

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *