OPINI

Spanyol vs Argentina :Spanyol Unggul?

Oleh : Robby Patria, Dosen Sejarah di FKIP UMRAH

Final Piala Dunia di MetLife Stadium Senin dini hari nanti mempertemukan kedua raksasa sepakbola Eropa dan Amerika.

Melihat Spanyol membenamkan Prancis rasanya Yamal berpeluang lebih besar untuk mengalahkan Argentina. Itu menurut saya melihat pasar taruhan dunia yang banyak memprediksi Spanyol juara.

Spanyol menjalani turnamen dengan konsistensi nyaris klinis mencukur lawan-lawannya dengan agregat 13-1, termasuk kemenangan 2-0 atas Prancis di semifinal. Kemudian menarik nya pertahanannya kokoh dan hasilnya nyaris tak pernah terancam.

Sementara Argentina, sang juara bertahan, terus menari di tepi jurang. Walaupun Messi dan kawan kawannya tertinggal dari gol Anthony Gordon menit 55, lalu bangkit lewat Enzo Fernandez di menit 85 dan Lautaro Martinez di masa injury time untuk membungkam Inggris 2-1.

Padahal di menit 84 saya malas menonton dan pergi ke kamar mandi. Rupanya menit ke 85 terjadi gol. Dan lima menit kemudian Argentina malah menang.

Sementara tim Spanyol meraih kemenangan angkanya hampir tak masuk akal. Kekalahan terakhir La Roja di laga kompetitif terjadi Maret 2023, di kualifikasi Euro melawan Skotlandia, dan Luis de la Fuente hanya menelan dua kekalahan sepanjang masa jabatannya dari Portugal via adu penalti dan dari Kolombia di laga persahabatan.

Spanyol hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen. Itulah sepak bola. Argentina mencetak gol di setiap laga turnamen ini, dengan Messi sebagai pemain kuncinya.

Umur nampaknya bukan halangan bagi dia. walaupun dia sudah termasuk pemain sepuh di turnamen terbesar di dunia itu.

Bahkan dua gol comeback melawan Inggris sama-sama lahir dari assist Messi. Mereka punya sesuatu yang tak terukur.

Ketika menghajar Maroko pun Argentina sudah ketinggalan dan akhirnya bisa mengembalikan menjadi unggul di menit menit akhir. Terlepas kontroversi keputusan wasit yang dianggap membela Argentina.

Pemain Argentina seperti Lautaro Martinez, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, dan Julian Alvarez memberi juara bertahan banyak opsi membongkar pertahanan lawan.

Dan bisa jadi, jika Messi menang tahu ini, mereka jadi tim kedua yang juara beruntun sejak Brasil 1958-1962.

Banyak kalangan seperti Kalshi memberi Spanyol 58% peluang juara berbanding 43% Argentina, dan bet365 memasang Spanyol sebagai favorit.

Saya cenderung setuju Spanyol lebih berpeluang menang, mungkin 55-60%. Struktur mereka lebih rapi, pertahanan mereka nyaris tak tersentuh, dan cara mereka membongkar pertahanan Prancis adalah pernyataan.

Namun Argentina belum menyerah di laga ke 89 menit. Jika laga ini masih hidup di menit 80, keunggulan itu berbalik ke tim biru-putih karena di sanalah Messi, dan takdir, biasanya bekerja.

Ketika tim lawan sedikit lengah karena sudah menang, maka Argentina tak menyerah. Itulah momentum mereka mengembalikan keadaan dan menang.

Jika Messi kembali mengangkat piala dunia,tentu menjadi persembahan sempurna di akhir karirnya. Atau jangan jangan 2030 kita masih melihat Messi bermain haha. ***
[

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *