KONI Pusat Sayangkan Kepri Mundur, Status Tuan Rumah Porwil Segera Dievaluasi

BATAM – Rencana Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengundurkan diri sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Regional Sumatera tahun 2027 mengejutkan KONI Pusat.
Hingga saat ini, KONI Pusat mengaku belum menerima surat resmi pengunduran diri dari KONI Kepri.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) KONI Pusat, Tubagus Lukman Djajadikusuma atau yang akrab disapa Ade Lukman, mengatakan pihaknya baru mengetahui informasi tersebut dari pemberitaan dan komunikasi informal.
“Belum kita terima surat resminya, kalau Kepri mengundurkan diri sebagai tuan rumah Porwil Wilayah Sumatera,” ujar
Ade Lukman saat dihubungi, Kamis pagi.
Menurut Ade Lukman, informasi tersebut cukup mengejutkan mengingat Kepri sebelumnya telah ditetapkan sebagai tuan rumah ajang olahraga terbesar tingkat regional Sumatera tersebut.
“Saya juga kaget mendapatkan informasi itu, meskipun secara resmi suratnya belum kami terima,” katanya.
Ia memahami bahwa saat ini banyak pemerintah daerah menghadapi tantangan akibat kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada berbagai program, termasuk penyelenggaraan event olahraga.
“Kita ketahui memang di daerah banyak terjadi efisiensi anggaran,” ujarnya.
Terkait kemungkinan pergantian tuan rumah, Ade Lukman menegaskan KONI Pusat belum mengambil keputusan apa pun.
Menurutnya, pembahasan akan dilakukan setelah surat resmi diterima dan dibahas dalam forum organisasi.
“Kita bawa rapat lagi nantinya untuk menentukan siapa yang akan menjadi tuan rumah pengganti,” paparnya.
Ade Lukman mengaku menyayangkan jika Kepri benar-benar mundur dari status tuan rumah. Pasalnya, secara ekonomi Kepri saat ini sedang menunjukkan pertumbuhan yang sangat positif.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Kepri pada Triwulan I Tahun 2026 menjadi yang tertinggi di Pulau Sumatera.
Kondisi tersebut dinilai menjadi modal yang cukup baik untuk mendukung pelaksanaan ajang olahraga multi event regional tersebut.
Sementara itu, Ketua KONI Kepri Usep RS membenarkan bahwa hingga saat ini surat pengunduran diri belum dikirimkan secara resmi kepada KONI Pusat.
Namun, surat tersebut sedang dipersiapkan dan akan segera disampaikan.
“Surat resminya hari ini akan kita kirim,” kata Usep singkat.
Keputusan mundurnya Kepri sebagai tuan rumah Porwil Sumatera 2027 diperkirakan akan menjadi perhatian berbagai kalangan olahraga.
Selain menyangkut persiapan penyelenggaraan, keputusan tersebut juga berpotensi memengaruhi pembinaan dan kesiapan atlet daerah menuju berbagai agenda olahraga nasional mendatang.
Kini, publik olahraga menunggu sikap resmi KONI Pusat setelah menerima surat pengunduran diri tersebut, sekaligus menentukan daerah yang akan menggantikan Kepri sebagai tuan rumah Porwil Sumatera 2027. (bs)


