Kapolda Kepri dan BKKBN Perkuat Kolaborasi Cegah Stunting, Dukung Generasi Sehat Kepulauan Riau

BATAM, katasiber – Komitmen membangun keluarga berkualitas dan menciptakan generasi sehat terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Hal itu terlihat saat Kapolda Kepri, Asep Safrudin, menerima audiensi jajaran Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Kepulauan Riau di ruang kerjanya, Selasa (2/6/2026).
Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara Polda Kepri dan BKKBN dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah, mulai dari pencegahan stunting, pembangunan keluarga, hingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, Victor, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang selama ini diberikan Polda Kepri terhadap berbagai program pembangunan keluarga. Salah satu bentuk dukungan tersebut terlihat melalui pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai berjalan dengan baik dan teratur.
Menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis bagi kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, menjadi salah satu instrumen penting dalam menekan angka stunting.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan keluarga sekaligus memastikan tumbuh kembang anak berlangsung optimal sejak usia dini.
Selain mendukung pemenuhan gizi,p BKKBN juga berharap adanya kolaborasi dalam penguatan pelayanan keluarga berencana melalui fasilitas kesehatan yang dimiliki Polri, termasuk Rumah Sakit Bhayangkara dan berbagai klinik kesehatan di lingkungan kepolisian.
Pengawasan terhadap layanan penitipan anak atau day care juga menjadi perhatian bersama guna memastikan setiap layanan memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Dalam kesempatan tersebut, BKKBN turut memaparkan Program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) yang pada tahun 2026 menargetkan 5.612 keluarga penerima manfaat di seluruh kabupaten dan kota se-Kepulauan Riau.
Selain itu, Program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) juga terus didorong sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan keluarga yang sehat dan ramah anak.
Menanggapi berbagai program tersebut, Kapolda Kepri menyambut baik sinergi yang telah terjalin. Ia menilai terdapat kesinambungan yang kuat antara program BKKBN dan tugas-tugas kepolisian dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Program-program yang dijalankan memiliki tujuan yang sama, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kami akan terus mendukung agar pelaksanaannya berjalan maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan kualitas pangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Menurutnya, aspek food security harus menjadi perhatian seluruh pihak agar makanan yang disalurkan benar-benar aman, sehat, dan layak dikonsumsi oleh masyarakat penerima manfaat.
Tidak hanya itu, ia turut menyoroti pentingnya komunikasi publik yang efektif dalam mendukung keberhasilan berbagai program pemerintah.
Edukasi yang tepat, publikasi yang masif, serta testimoni dari masyarakat penerima manfaat dinilai mampu membangun kepercayaan publik sekaligus menangkal informasi yang tidak benar.
“Program yang baik harus didukung dengan komunikasi yang baik. Masyarakat perlu mendapatkan informasi yang akurat sehingga memahami manfaat program yang dijalankan pemerintah,” tegasnya.
Melalui audiensi tersebut, Polda Kepri dan BKKBN Kepulauan Riau semakin memperkokoh komitmen bersama dalam mendukung pembangunan keluarga, percepatan penurunan stunting, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, serta mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, unggul, dan berdaya saing di masa depan.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri, Nona Pricillia Ohei, mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan layanan Call Center 110 yang aktif selama 24 jam maupun aplikasi Polri Super Apps untuk melaporkan berbagai gangguan kamtibmas dan memperoleh pelayanan kepolisian secara cepat, mudah, dan terpadu. (*/bs)


