BINTAN

Dari Halaman Rumah ke Ketahanan Pangan: Gerakan Cabai PKK Kepri Mengakar di Bintan

BINTAN, katasiber – Di tengah upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga, Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Riau kembali menegaskan perannya dari level paling dekat dengan masyarakat: rumah tangga. Bertempat di UPTD Balai Perbenihan di Tembeling Toapaya, Kabupaten Bintan, Senin (27/4/2026).

Ketua TP PKK Kepri Dewi Kumalasari Ansar Ahmad menyerahkan langsung bantuan bibit cabai kepada masyarakat.

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Ia menjadi penanda dimulainya gerakan yang lebih luas—distribusi bibit cabai untuk masyarakat di Tanjungpinang, Bintan, hingga Batam sepanjang tahun 2026.

Dalam sambutannya, Dewi menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari sinergi kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis keluarga.

“Program ini sebenarnya sudah berjalan. Bibit telah banyak didistribusikan, namun hari ini kita resmikan di Bintan sebagai titik awal penguatan gerakan,” ujarnya.

Data dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepulauan Riau mencatat, sebanyak 40 ribu bibit cabai telah disalurkan kepada masyarakat.

Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan potensi yang jika dikelola dengan baik, mampu menghadirkan dampak nyata di dapur-dapur keluarga.

Bagi Dewi, cabai bukan hanya komoditas, tetapi simbol kemandirian. Dengan menanam sendiri, masyarakat tidak hanya mengurangi ketergantungan pasar, tetapi juga membuka peluang tambahan penghasilan.

“Kalau dirawat dengan baik, hasilnya bisa untuk konsumsi sendiri, bahkan bisa menambah pendapatan keluarga,” tambahnya.

Gerakan ini juga mengandung pesan penting: ketahanan pangan tidak selalu harus dimulai dari skala besar. Ia bisa tumbuh dari pekarangan rumah, dari pot kecil, dari tangan-tangan ibu rumah tangga yang telaten merawat tanaman.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua BKOW Kepri Nenny Dwiyana Nyanyang, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Rika Azmi, serta perwakilan instansi terkait lainnya.

Kehadiran mereka menjadi simbol kolaborasi lintas sektor dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.
Pada akhirnya, program ini bukan hanya soal menanam cabai.

Ia adalah tentang menanam harapan—bahwa dari halaman rumah, masyarakat Kepri bisa membangun ketahanan, kemandirian, dan kesejahteraan yang berkelanjutan. (bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *