BATAM

Menapaki Ruang Demokrasi Sejak Dini: Siswa SDIT Tunas Cendekia Belajar Langsung di DPRD Batam

Menapaki Ruang Demokrasi Sejak Dini: Siswa SDIT Tunas Cendekia Belajar Langsung di DPRD Batam.f-ist

BATAM, katasiber – Suasana berbeda tampak di gedung DPRD Kota Batam pada Kamis (23/4/2026).

Puluhan siswa-siswi kelas VI SDIT Tunas Cendekia hadir bukan untuk menyampaikan aspirasi, melainkan untuk belajar langsung tentang bagaimana roda pemerintahan berjalan.

Kunjungan edukatif ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memperkenalkan dunia demokrasi dan sistem pemerintahan sejak dini kepada para siswa.

Dengan penuh rasa ingin tahu, para pelajar tampak antusias menyimak setiap penjelasan yang diberikan, sekaligus mengamati langsung suasana ruang kerja para wakil rakyat.

Kegiatan ini bukan yang pertama. Sehari sebelumnya, rombongan siswa kelas V dari sekolah yang sama juga telah melakukan kunjungan serupa. Program pembelajaran di luar kelas ini dirancang untuk memberikan pengalaman nyata, agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga melihat praktiknya secara langsung.

Kedatangan siswa kelas VI disambut hangat oleh anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Warya Burhanuddin, yang menerima rombongan di ruang Komisi IV bersama para guru pendamping.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa senang atas kunjungan tersebut sekaligus memperkenalkan fungsi dan aktivitas lembaga legislatif.

“Selamat datang di DPRD Kota Batam. Semoga anak-anak dapat mengenal lebih dekat bagaimana bentuk bangunan, ruang kerja, serta aktivitas yang ada di sini,” ujarnya.

Lebih dari sekadar kunjungan formal, pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif.

Warya Burhanuddin dengan santai mengajak para siswa berdialog ringan, bahkan sesekali melontarkan candaan yang membuat suasana semakin akrab. Momen ini memberi ruang bagi siswa untuk bertanya dan memahami peran wakil rakyat dengan cara yang menyenangkan.

Di sela-sela kegiatan, ia juga menyisipkan pesan moral kepada para siswa sebagai generasi penerus bangsa. Ia mengingatkan pentingnya rajin belajar, meningkatkan ibadah, serta selalu menghormati orang tua dan guru sebagai bekal utama menuju masa depan.

Kunjungan ini pun ditutup dengan sesi salam-salaman dan foto bersama. Bagi para siswa, pengalaman tersebut bukan sekadar kegiatan sekolah, melainkan kenangan berharga yang membuka wawasan tentang dunia pemerintahan dan demokrasi.

Melalui langkah kecil seperti ini, pendidikan karakter dan pemahaman kebangsaan ditanamkan sejak dini—membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sadar akan peran dan tanggung jawabnya sebagai warga negara di masa depan. (*)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *