TANJUNGPINANG

Membenahi Wajah Gerbang Negeri Sinergi Imigrasi dan Media Perkuat Citra Investasi Batam

Membenahi Wajah Gerbang Negeri Sinergi Imigrasi dan Media Perkuat Citra Investasi Batam.f-ist

BATAM, katasiber – Di tengah derasnya arus globalisasi dan persaingan antarwilayah dalam menarik investasi, wajah sebuah daerah kerap ditentukan dari kesan pertama yang diterima para pendatang.

Bagi Batam, gerbang itu berada di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI)—titik awal yang menjadi cerminan profesionalisme sekaligus keramahan daerah.

Kesadaran itulah yang mendorong Kantor Wilayah Imigrasi Kepulauan Riau untuk terus berbenah.

Komitmen menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, dan berintegritas ditegaskan sebagai langkah strategis dalam memperkuat citra daerah yang ramah investasi dan wisata.

Kepala Kanwil Imigrasi Kepri, Guntur, menilai bahwa kualitas pelayanan di pintu masuk negara tidak sekadar urusan administratif, melainkan menjadi representasi langsung dari wajah daerah.

Pelayanan yang cepat, ramah, dan transparan diyakini mampu membangun kepercayaan wisatawan maupun investor.

“Pelayanan yang ramah dan profesional adalah wajah pertama daerah ini. Kami ingin memastikan Batam dan Kepri menjadi destinasi yang nyaman, baik bagi wisatawan maupun investor. Pembenahan terus kami lakukan, dan integritas petugas menjadi prioritas,” ujarnya dalam suasana santai coffee morning bersama pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kepri di Morning Bakery Greenland, Rabu (22/4/2026).

Langkah pembenahan tersebut tidak berjalan sendiri.

Dukungan dari kalangan media turut menguatkan upaya pemerintah dalam membangun citra positif daerah.

Penasihat SMSI Kepri, Marganas Nainggolan, menilai keseriusan Kanwil Imigrasi sebagai sinyal kuat bahwa Kepri tengah berbenah menuju standar pelayanan yang lebih tinggi.

“Kami melihat ada keseriusan dalam membangun pelayanan TPI yang lebih humanis dan berstandar tinggi. Ini penting untuk menciptakan kesan positif bagi siapa pun yang datang ke Kepri,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua SMSI Kepri, Rinaldi Sanjaya, yang menekankan bahwa sektor keimigrasian memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Baginya, petugas TPI adalah garda terdepan yang menentukan persepsi awal para pengunjung terhadap Batam dan Kepulauan Riau.

“Petugas TPI adalah garda terdepan. Apa yang dilakukan Kanwil Imigrasi hari ini adalah langkah konkret membangun kepercayaan. SMSI siap berada di garis depan mendukung kerja-kerja positif ini,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Harian SMSI Kepri, Anwar Saleh Harahap, menyoroti peran penting media dalam mengawal pembangunan daerah.

Ia menegaskan bahwa pemberitaan yang konstruktif dan berimbang menjadi bagian dari tanggung jawab moral insan pers, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Media memiliki tanggung jawab moral untuk mendorong kemajuan daerah. SMSI Kepri siap bersinergi mendukung pembenahan pelayanan publik, termasuk di lingkungan Imigrasi,” ujarnya.

Sinergi antara pemerintah dan media ini menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik.

Ketika pelayanan publik dibenahi dan informasi positif tersampaikan secara luas, maka citra daerah akan terbentuk secara kuat dan berkelanjutan.

Dengan langkah-langkah tersebut, Kepulauan Riau khususnya Batam—kian memantapkan posisinya sebagai gerbang investasi yang kompetitif di kawasan regional.

Lebih dari itu, daerah ini terus bertransformasi menjadi destinasi yang tidak hanya menjanjikan peluang ekonomi, tetapi juga menghadirkan rasa aman, nyaman, dan berkelas bagi setiap orang yang datang. (*/bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *