BATAM

Wakil Ketua I DPRD Batam Apresiasi MoU BP Batam–PLN Batam, Dorong Penguatan Energi untuk Investasi Digital

BATAM – Upaya memperkuat fondasi investasi di Kota Batam kembali mendapat dukungan dari kalangan legislatif. Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Aweng Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BP Batam dan PT PLN Batam, serta Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) berkapasitas 511 MVA bersama PT Digitalland Service One.

Kegiatan yang berlangsung di Balairungsari BP Batam pada Jumat pagi itu menjadi penanda penting dalam penguatan infrastruktur energi guna menunjang kebutuhan sektor digital yang terus berkembang pesat.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Amsakar Achmad selaku Kepala BP Batam, didampingi Li Claudia Chandra sebagai Wakil Kepala BP Batam.

Turut hadir Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, serta CEO PT Digitalland Service One, Jamie Khoo, bersama sejumlah pejabat BP Batam dan Pemerintah Kota Batam.

Dalam pandangannya, Aweng menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam menjawab kebutuhan energi listrik, khususnya untuk mendukung masuknya investasi di sektor digital seperti pusat data (data center).

Menurutnya, ketersediaan energi yang andal merupakan faktor utama yang sangat menentukan daya tarik investasi suatu daerah.

“Penguatan infrastruktur ketenagalistrikan adalah kunci. Tanpa listrik yang stabil dan berkelanjutan, investasi—terutama di sektor digital—tidak akan berkembang optimal,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar PT PLN Batam terus menghadirkan sistem kelistrikan yang tidak hanya andal, tetapi juga ramah lingkungan dan berkelanjutan, sejalan dengan tuntutan global terhadap energi hijau.

Sementara itu, Amsakar Achmad menegaskan bahwa Batam saat ini berada pada posisi strategis untuk menjadi pusat investasi digital di kawasan. Ia menyebut, kesiapan infrastruktur, kepastian regulasi, serta integrasi layanan di bawah BP Batam menjadi keunggulan kompetitif yang terus diperkuat.

“Ketika lahan tersedia, regulasi jelas, dan energi terjamin, maka investor tidak ragu untuk masuk. Ini yang terus kita bangun di Batam,” ungkapnya.

Masuknya proyek pusat data berskala besar melalui kerja sama ini menjadi sinyal kuat bahwa Batam semakin diperhitungkan sebagai hub digital di tingkat regional maupun global. Dukungan lintas sektor pemerintah, legislatif, dan pelaku usaha menjadi fondasi penting dalam mewujudkan transformasi tersebut. (bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *