TANJUNGPINANG

Kuota Beasiswa Kepri 2026 Naik, Ansar Prioritaskan Mahasiswa Tidak Mampu

Gubernur Ansar saat memberikan kuliah umum di kampus Umrah Tanjungpinang.f-ist

KEPRI – Harapan ribuan mahasiswa di Kepulauan Riau kembali menguat. Pemerintah Provinsi Kepri memastikan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa tahun anggaran 2026 yang kini hadir dengan kuota lebih besar dan fokus pada keadilan sosial.

Melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Pemprov Kepri resmi melanjutkan sekaligus mengembangkan program beasiswa yang selama ini menjadi salah satu tulang punggung peningkatan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi investasi jangka panjang untuk masa depan daerah.

“Total anggaran yang dialokasikan untuk mendukung masa depan mahasiswa Kepri ini mencapai Rp3,06 miliar,” ujarnya di Tanjungpinang, Senin (6/4/2026).

Pada tahun 2026, jumlah penerima beasiswa diproyeksikan mencapai 1.212 orang. Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 1.187 penerima, atau tumbuh sekitar 2,1 persen.

Namun lebih dari sekadar angka, kebijakan tahun ini menitikberatkan pada prinsip keadilan sosial.

Pemerintah secara khusus memperbesar porsi bagi mahasiswa dari keluarga tidak mampu—sebuah langkah konkret untuk memastikan pendidikan tinggi dapat diakses oleh semua kalangan.

“Penambahan kuota terbesar diarahkan kepada kelompok mahasiswa tidak mampu,” tegas Ansar.

Lonjakan paling signifikan terlihat pada kategori D III Tidak Mampu yang meningkat hingga 66,7 persen, dari 30 menjadi 50 penerima. Sementara itu, kategori D IV/S1 Tidak Mampu juga naik 19,7 persen dengan total 632 penerima, dibandingkan 528 orang pada tahun sebelumnya.

Tak hanya itu, kategori S2 Prestasi juga mengalami peningkatan dengan total 20 kuota penerima, menunjukkan bahwa Pemprov Kepri tetap memberi ruang bagi mahasiswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Untuk mendukung keberlangsungan studi para penerima, pemerintah menetapkan besaran bantuan yang kompetitif. Mahasiswa jenjang D III, D IV, dan S1 baik kategori prestasi maupun tidak mampuakan menerima bantuan sebesar Rp2,5 juta per orang.

Sementara itu, mahasiswa S2 berprestasi mendapatkan Rp4 juta per orang.

Adapun rincian penerima beasiswa tahun 2026 meliputi:
D III Prestasi: 50 penerima
D III Tidak Mampu: 50 penerima
D IV/S1 Prestasi Dalam Kepri: 260 penerima

D IV/S1 Tidak Mampu (Prestasi) Dalam Kepri: 632 penerima
D IV/S1 Prestasi Luar Kepri: 200 penerima

S2 Prestasi Dalam Kepri: 20 penerima
Program ini terbuka bagi mahasiswa asal Kepri, baik yang menempuh pendidikan di dalam maupun luar daerah.

Proses pendaftaran dijadwalkan berlangsung mulai 6 April hingga 2 Juni 2026 melalui portal resmi pemerintah.

Pemprov Kepri juga mengimbau calon pendaftar untuk aktif memantau informasi persyaratan dan tahapan seleksi melalui kanal resmi yang telah disediakan.

Bagi Ansar Ahmad, program ini memiliki makna lebih dari sekadar bantuan finansial. Ia berharap, ke depan tidak ada lagi anak-anak daerah yang terhambat mengenyam pendidikan tinggi hanya karena keterbatasan biaya.

Dengan langkah ini, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau tidak hanya membuka akses pendidikan, tetapi juga menyiapkan generasi masa depan yang siap berkontribusi membangun daerah dengan semangat “Bumi Berpancang Amanah, Bersauh Marwah”. (bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *