BINTAN

Hangatnya Sambutan Awal Tahun: Ansar Ahmad Menyapa Wisatawan Perdana 2026 di Bintan

Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat menyambut turis pertama yang masuk ke Bintan awal tahun 2026.F-ist/kepriraya.

BINTAN — Pagi di kawasan wisata Lagoi terasa lebih hidup dari biasanya.

Angin laut berembus lembut, sementara derap langkah wisatawan terdengar menyatu dengan riuh tepuk tangan para penyambut di Bandar Bentan Telani (BBT) Ferry Terminal.

Di sinilah, pada hari pertama tahun 2026, titik awal perjalanan pariwisata Bintan kembali dibuka dengan penyambutan hangat bagi wisatawan perdana tahun ini.

Begitu turun dari kapal, para wisatawan disambut dengan senyum ramah, pengalungan bunga, serta alunan musik tradisional Melayu.

Beberapa wisatawan tampak mengabadikan momen itu, kagum pada keramahan yang menyapa sejak pertama kali menjejakkan kaki di Bintan.

Aroma budaya lokal terasa menyertai setiap langkah mereka.

Di tengah suasana penuh keakraban itu, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad hadir dan memimpin langsung prosesi penyambutan.

Kehadirannya memberi pesan kuat: bahwa Bintan bukan sekadar destinasi wisata, melainkan beranda terdepan Kepri yang menjembatani dunia dan budaya.

Ansar menyampaikan bahwa pariwisata bukan hanya sektor unggulan, tetapi juga penggerak ekonomi masyarakat.

Momentum awal tahun ini, katanya, adalah titik pijak untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sepanjang 2026 sekaligus memperluas dampak kesejahteraan bagi pelaku usaha lokal, sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga ekonomi kreatif.

“Bintan punya daya tarik yang kuat, bukan hanya karena alamnya, tetapi juga karena keramahan masyarakatnya,” ujarnya, memberi semangat pada seluruh pemangku kepentingan pariwisata.

Penyambutan wisatawan perdana telah menjadi tradisi tahunan bagi Bintan. Namun, setiap tahun selalu hadir dengan makna baru tentang optimisme, kerja kolaboratif, dan harapan akan masa depan pariwisata yang semakin bertumbuh.

Sinergi antara pemerintah daerah, pelaku industri, dan komunitas wisata tampak nyata dalam suasana penyambutan yang tertib, hangat, dan penuh rasa kebersamaan.

Di penghujung acara, wisatawan menerima cenderamata khas Bintan simbol kecil dari kekayaan budaya Melayu yang mereka bawa pulang sebagai kenangan pertama di tahun baru.

Dan pagi itu, Bintan kembali menegaskan dirinya: sebuah destinasi yang tidak hanya dikunjungi, tetapi dirasakan. (bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *