BATAM

Percepat Pendataan dan Pemantauan Ibu Hamil,  Pemko Batam Luncurkan BALAPAN BUMIL

Percepat Pendataan dan Pemantauan Ibu Hamil,  Pemko Batam Luncurkan BALAPAN BUMIL

BATAM– Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat upaya pencegahan Angka Kematian Ibu (AKI) melalui inovasi pelayanan kesehatan. Salah satunya dengan meluncurkan program BALAPAN BUMIL (Barcode Lapor Temukan Ibu Hamil) di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja.

Inovasi yang digagas Dinas Kesehatan Kota Batam tersebut diluncurkan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdako Batam, Suhar, bersamaan dengan Kampanye Penggerakan Masyarakat Hidup Sehat.

Kegiatan ini diikuti sekitar 300 warga dan dihadiri unsur lintas sektor dari Kecamatan Lubuk Baja dan Batu Ampar, para lurah, kader Posyandu, tokoh masyarakat, serta jajaran Dinas Kesehatan Kota Batam.

BALAPAN BUMIL memanfaatkan teknologi sederhana berupa barcode untuk mempermudah pelaporan dan penemuan ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Baja dan Tiban Baru. Melalui pemindaian barcode, kader, bidan, maupun masyarakat dapat melaporkan keberadaan ibu hamil agar proses pendataan dan pemantauan dapat dilakukan lebih cepat.

Dengan sistem tersebut, ibu hamil diharapkan dapat teridentifikasi sejak dini sehingga segera memperoleh pelayanan antenatal care (ANC) secara lengkap dan tepat waktu. Upaya ini sekaligus memastikan ibu hamil mendapatkan pendampingan serta pelayanan kesehatan sejak masa kehamilan hingga persalinan.

Dalam sambutannya, Suhar mengapresiasi inovasi yang digagas Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Batam, dr. Agnes Sintalia Saing, M.K.K.K., bersama jajarannya.

Menurut Suhar, pemanfaatan teknologi sederhana tersebut merupakan langkah konkret untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu hamil yang belum terdata atau belum terpantau oleh fasilitas kesehatan.

“Melalui inovasi ini, kita berharap tidak ada lagi ibu hamil yang luput dari pendataan dan pemantauan. Saya berharap BALAPAN BUMIL dapat diterapkan lebih luas sehingga pelayanan kesehatan ibu semakin optimal dan angka kematian ibu di Kota Batam dapat ditekan,” ujarnya.

Selain peluncuran inovasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan berbagai aktivitas edukasi dan pelayanan kesehatan. Di antaranya senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi gizi seimbang, sosialisasi pencegahan penyakit tidak menular (PTM), serta penyampaian informasi mengenai pentingnya Cek Kesehatan Gratis (CKG), termasuk bagi ibu hamil.

Posyandu, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan setiap ibu hamil memperoleh pelayanan yang dibutuhkan. Langkah ini diharapkan turut memperkuat kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di Kota Batam. (*)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *