Lumayan, Atlet Sepak Takraw Tanjungpinang Raih Dua Medali di Porprov VI Kepri 2026

TANJUNGPINANG – Persaingan cabang olahraga (cabor) sepak takraw pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepulauan Riau Tahun 2026 berlangsung ketat. Hingga Rabu (4/11/2026), pukul 12.00 WIB, Kota Batam dan Kabupaten Natuna sama-sama mengoleksi dua medali emas.
Berdasarkan perolehan sementara, Batam memimpin dengan total empat medali, terdiri atas dua emas dan dua perunggu. Natuna menempati posisi berikutnya dengan dua emas. Sementara itu, Kabupaten Bintan meraih dua perak dan satu perunggu, disusul Kabupaten Karimun dengan satu perak dan dua perunggu.
Kota Tanjungpinang mengoleksi satu perak dan satu perunggu, sedangkan Kabupaten Kepulauan Anambas meraih dua perunggu. Secara keseluruhan, cabor sepak takraw telah menghasilkan 16 medali, terdiri atas empat emas, empat perak, dan delapan perunggu.
Sekretaris PSTI Provinsi Kepulauan Riau sekaligus Ketua Pelaksana Pertandingan Sepak Takraw Porprov VI Kepri, Syaiful Bahari, mengapresiasi semangat dan sportivitas para atlet selama pertandingan.
Syaiful berharap persaingan yang berlangsung dapat memotivasi atlet untuk terus berkembang serta memperkuat pembinaan sepak takraw di seluruh kabupaten dan kota di Kepulauan Riau.
“Porprov ini menjadi ajang bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mengukur hasil pembinaan di daerah. Kami berharap para atlet terus menjaga sportivitas, menjunjung fair play, dan menjadikan pertandingan ini sebagai pengalaman untuk meningkatkan prestasi,” ujar Syaiful.
Syaiful menambahkan, pertandingan ini juga dipantau langsung oleh tim pemantau Pengprov PSTI Kepri sebagai bagian dari seleksi untuk menjaring atlet terbaik yang akan dipersiapkan mewakili Kepulauan Riau pada Pekan Olahraga Wilayah (PORWIL) 2027.
Melalui Porprov VI Kepri 2026, Pemerintah Kota Tanjungpinang mendukung pengembangan olahraga daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi atlet, menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat, dan melahirkan atlet potensial yang mampu bersaing pada tingkat yang lebih tinggi. (*/Abas)
Editor : Martunas


