Enam Bulan Ditempa, 73 Atlet Tarung Derajat Kepri Siap Menggebrak Porprov VI

BATAM – Perjuangan menuju podium Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepulauan Riau (Kepri) 2026 tidak dibangun dalam semalam. Di balik kesiapan para atlet yang akan turun ke arena, ada proses panjang yang menuntut disiplin, ketekunan, kekuatan fisik, kematangan teknik, serta mental pantang menyerah.
Semangat itulah yang kini mengiringi langkah Pengurus Provinsi (Pengprov) Tarung Derajat Kepri dalam mempersiapkan kekuatan menghadapi Porprov VI Kepri yang akan berlangsung di Kota Tanjungpinang pada 1–8 November 2026.
Sebanyak 73 atlet dari tujuh kabupaten dan kota di Provinsi Kepri telah dipersiapkan untuk memperkuat cabang olahraga Tarung Derajat.
Mereka datang membawa harapan daerah masing-masing, sekaligus mengemban tanggung jawab untuk menunjukkan bahwa pembinaan olahraga bela diri di Kepulauan Riau terus berkembang.
Ketua Umum Pengprov Tarung Derajat Kepri, Nuryanto SH MH, mengatakan persiapan atlet telah dilakukan secara serius dan bertahap sejak sekitar enam bulan sebelum pelaksanaan Porprov.
Waktu tersebut menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk membangun kesiapan atlet secara menyeluruh. Tidak hanya mengasah teknik dan kemampuan bertanding, persiapan juga diarahkan pada peningkatan kondisi fisik, penguatan mental, serta pembentukan kedisiplinan.
Bagi Nuryanto, menghadapi kompetisi tingkat provinsi membutuhkan lebih dari sekadar keberanian. Atlet harus mampu mengendalikan emosi, membaca situasi pertandingan, menjaga konsentrasi, dan menerapkan teknik secara tepat ketika berhadapan dengan lawan.
“Persiapan sudah kami lakukan sejak enam bulan lalu. Kami ingin seluruh atlet yang turun nantinya benar-benar dalam kondisi siap, baik secara fisik maupun mental,” ujar Nuryanto, Senin (12/10/2026), di Batam.
Pernyataan itu menegaskan bahwa persiapan Tarung Derajat Kepri tidak dilakukan secara mendadak. Waktu enam bulan menjadi bagian dari proses untuk membentuk atlet yang lebih siap menghadapi tekanan kompetisi, sekaligus memaksimalkan peluang meraih prestasi.
Dari 21 Nomor Menjadi 12 Nomor Pertandingan
Perjalanan menuju Porprov VI Kepri juga diwarnai tahapan administrasi dan verifikasi yang menentukan nomor pertandingan yang dapat diikuti para atlet.
Pada tahap awal, Tarung Derajat Kepri mengajukan 21 nomor pertandingan melalui mekanisme entry by number, kemudian dilanjutkan dengan entry by name.
Selanjutnya, seluruh atlet mengikuti tahapan keabsahan sesuai ketentuan yang ditetapkan panitia.
Dari keseluruhan proses tersebut, ditetapkan 12 nomor pertandingan yang akan diikuti atlet Tarung Derajat Kepri pada Porprov VI 2026.
Penetapan ini menjadi dasar bagi tim pelatih untuk memusatkan perhatian pada nomor-nomor yang akan dipertandingkan. Persiapan pun diarahkan lebih spesifik, menyesuaikan kebutuhan dan kesiapan atlet yang telah melalui tahapan verifikasi.
Pelatih Utama Perguruan Tarung Derajat Provinsi Kepri sekaligus Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Pengprov Tarung Derajat Kepri, Zeky MB, mengatakan pemantapan terus dilakukan menjelang hari pertandingan.
Menurut Zeky, masa persiapan yang telah berjalan harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Pada tahap akhir ini, menjaga kondisi atlet menjadi sama pentingnya dengan meningkatkan kemampuan teknik.
Atlet yang telah menjalani latihan berbulan-bulan harus mampu mempertahankan kebugaran agar dapat menunjukkan performa terbaik ketika memasuki arena.
Persiapan yang terlalu berorientasi pada latihan tanpa memperhatikan pemulihan fisik justru dapat mengganggu kesiapan menjelang kompetisi.
“Kami terus melakukan evaluasi dan pemantapan. Atlet yang sudah dipersiapkan harus mampu menjaga kondisi sampai hari pertandingan, karena persaingan di Porprov tentu cukup ketat,” kata Zeky.
Evaluasi tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan kesiapan akhir atlet.
Tim pelatih dituntut memastikan bahwa latihan yang telah dijalani dapat diterjemahkan menjadi penampilan yang efektif saat pertandingan berlangsung.
Menyatukan Kekuatan Tujuh Kabupaten dan Kota
Kekuatan Tarung Derajat Kepri pada Porprov kali ini bertumpu pada 73 atlet yang berasal dari tujuh kabupaten dan kota. Keberagaman asal atlet tersebut mencerminkan luasnya potensi pembinaan olahraga bela diri di wilayah Kepulauan Riau.
Setiap daerah memiliki atlet dengan karakter, pengalaman, dan perjalanan pembinaan masing-masing. Ketika mereka dipersiapkan untuk tampil dalam satu ajang, tantangannya bukan hanya meningkatkan kemampuan individu, tetapi juga menyatukan semangat untuk membawa nama olahraga Kepri.
Di sinilah peran organisasi, pelatih, dan seluruh unsur pendukung menjadi penting. Koordinasi yang baik diperlukan agar setiap atlet memahami tahapan persiapan, ketentuan pertandingan, serta tanggung jawab yang diemban selama mengikuti Porprov.
Pengprov Tarung Derajat Kepri memastikan koordinasi dengan Panitia Besar Porprov VI Kepri terus dilakukan untuk mendukung kelancaran keikutsertaan kontingen.
Pelepasan kontingen dijadwalkan berlangsung pada 2 November 2026. Setelah itu, para atlet akan mengikuti pertandingan di SMKN 3 Tanjungpinang.
Dengan jadwal yang semakin dekat, persiapan kini memasuki fase krusial. Seluruh proses pembinaan yang telah berlangsung selama enam bulan akan diuji di arena pertandingan, tempat setiap atlet harus membuktikan kemampuan, ketahanan, dan kedisiplinannya.
Bagi para atlet, Porprov bukan sekadar pertemuan dengan lawan dari daerah lain. Ajang ini juga menjadi kesempatan untuk mengukur hasil latihan, memperkaya pengalaman bertanding, serta membuka jalan menuju kompetisi yang lebih tinggi.
Prestasi, Sportivitas, dan Masa Depan Tarung Derajat Kepri
Nuryanto berharap seluruh atlet dapat menjaga semangat, disiplin, dan sportivitas selama mengikuti Porprov VI Kepri. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah medali yang diraih.
Lebih dari itu, keikutsertaan Tarung Derajat Kepri diharapkan menjadi gambaran hasil pembinaan yang telah dilakukan sekaligus melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat dipersiapkan untuk menghadapi kejuaraan pada tingkat lebih tinggi.
Harapan tersebut penting karena Porprov merupakan salah satu tahapan untuk mengukur kualitas pembinaan olahraga daerah.
Hasil pertandingan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pengurus dan pelatih dalam menentukan program berikutnya, termasuk memperbaiki aspek teknik, fisik, mental, dan pengalaman bertanding.
Bagi 73 atlet yang telah dipersiapkan, kesempatan tampil di Porprov merupakan tanggung jawab sekaligus kebanggaan. Mereka membawa nama kabupaten dan kota masing-masing, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mengangkat prestasi olahraga Kepulauan Riau..
Karena itu, perjuangan menuju podium harus berjalan beriringan dengan sikap menghormati lawan dan mematuhi aturan pertandingan. Kemenangan akan terasa lebih bermakna ketika diraih melalui kemampuan, kerja keras, dan sportivitas.
Porprov VI Kepri 2026 pun menjadi panggung pembuktian bagi Tarung Derajat Kepri. Enam bulan persiapan telah dilalui, 73 atlet telah disiapkan, dan 12 nomor pertandingan menjadi sasaran perjuangan.
Kini, tantangan sesungguhnya semakin dekat. Ketika pertandingan dimulai di Tanjungpinang, setiap atlet akan membawa hasil latihan dan harapan daerahnya ke dalam arena.
Bagi Tarung Derajat Kepri, targetnya bukan hanya tampil sebagai peserta, melainkan menunjukkan kualitas pembinaan, memperjuangkan prestasi, dan membangun fondasi bagi lahirnya atlet-atlet tangguh di masa depan.
Sebab, medali memang menjadi salah satu ukuran keberhasilan. Namun, keberanian untuk berjuang, kedisiplinan dalam berlatih, dan kemampuan menjaga sportivitas merupakan nilai yang akan terus melekat bahkan setelah Porprov berakhir. (bs)


