Suhendri Kembali ke Kepri, Dari Kapolres Tanjungpinang Kini Jadi Kapolda Kepri

TANJUNGPINANG – Kepulauan Riau kembali menjadi bagian penting dalam perjalanan karier Irjen Pol Suhendri, S.H., S.I.K., M.PSDM.
Lebih dari satu dekade setelah pernah memimpin Polres Tanjungpinang, perwira tinggi Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1993 itu kini kembali ke wilayah yang pernah menjadi tempat pengabdiannya.
Kali ini, tugas yang diembannya jauh lebih besar. Suhendri dipercaya menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Kapolda Kepri), menggantikan Irjen Pol Asep Safrudin yang mendapat penugasan baru sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri.
Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Kabidhumas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricilla Ohei membenarkan adanya rotasi tersebut.
Penunjukan itu sekaligus menjadi episode baru perjalanan panjang Suhendri di institusi Polri. Dari lingkungan Brimob, kepolisian kewilayahan hingga sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri, pengalaman tersebut mengantarkannya kembali ke Kepri dengan pangkat Inspektur Jenderal Polisi atau bintang dua.
Suhendri lahir di Padang Panjang, Sumatera Barat, pada 17 Agustus 1971. Ia merupakan alumnus Akpol 1993 dan sejak awal kariernya banyak bersentuhan dengan Korps Brigade Mobil atau Brimob.
Selepas pendidikan kepolisian, kariernya dimulai sebagai Danton I Kie Satbrimob Polda Jawa Timur. Penugasan demi penugasan kemudian membentuk pengalaman Suhendri, baik dalam aspek operasional maupun kepemimpinan.
Ia pernah dipercaya sebagai Danki Tar Mentarsis Akpol, Danki Satbrimob Polda Jawa Timur, Kabagops Polres Gresik hingga Wakapolres Gresik.
Perjalanan itu kemudian membawanya ke lingkungan Korbrimob Polri. Suhendri tercatat pernah menjadi Pamen Korbrimob Polri dan Kaden C Satuan III/Pelopor Korbrimob Polri.
Dari sanalah perjalanan kariernya bersinggungan erat dengan Kepulauan Riau.
Sebelum menjadi Kapolres Tanjungpinang, Suhendri terlebih dahulu bertugas sebagai Kasat Brimob Polda Kepri.
Catatan karier yang dihimpun dari sejumlah sumber menunjukkan, ia menjabat Kasat Brimob Polda Kepri sejak 2008. Dua tahun kemudian, ia dipercaya memimpin Polres Tanjungpinang.
Pada 2010, nama Suhendri muncul dalam pergantian pimpinan Polres Tanjungpinang. AKBP Suhendri, yang sebelumnya menjabat Komandan Sat Brimob Polda Kepri, ditunjuk menggantikan AKBP Djoko Rudi sebagai Kapolres Tanjungpinang.
Serah terima jabatan tersebut kemudian berlangsung pada 15 November 2010 di Mapolres Tanjungpinang.
Saat itu, Suhendri tidak datang sebagai orang baru di wilayah tersebut. Pengalamannya sebagai bagian dari Brimob Kepri telah memberinya pemahaman mengenai karakter wilayah dan dinamika keamanan di Kepulauan Riau.
Sebagai Kapolres Tanjungpinang, ia melanjutkan sejumlah pekerjaan yang telah dilakukan pejabat sebelumnya. Salah satu persoalan yang kala itu menjadi perhatian masyarakat adalah kasus pertanahan.
Periode tersebut menjadi salah satu fase penting dalam perjalanan kariernya sebelum kembali ke lingkungan Brimob.
Kembali Berkeliling di Lingkungan Brimob
Setelah menyelesaikan tugasnya di Tanjungpinang, Suhendri kembali mengemban sejumlah jabatan di lingkungan Brimob.
Ia dipercaya sebagai Wakasat Brimob Polda Jawa Timur pada 2012. Setahun kemudian, ia mendapat amanah sebagai Dansat Brimob Polda Jambi.
Kariernya berlanjut ke Bali. Pada 2015, Suhendri dipercaya memimpin Satuan Brimob Polda Bali.
Setelah pengalaman panjang di satuan operasional, penugasannya mulai bergeser ke posisi-posisi strategis di lingkungan Mabes Polri.
Ia pernah menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri. Kemudian pada 2017 dipercaya sebagai Kakorbintarsis Ditbintarlat Akpol Lemdiklat Polri.
Pada 2019, Suhendri menjabat Kabag SDM Korbrimob Polri.
Setahun berikutnya, ia mendapat penugasan sebagai Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri.
Jabatan tersebut memperluas pengalaman Suhendri dari dunia Brimob ke bidang pengamanan objek vital.
Bintang Dua dan Tugas Penjinakan Bom
Perjalanan panjang tersebut terus berlanjut hingga 2026.
Suhendri mendapat promosi menjadi Inspektur Jenderal Polisi. Setelah itu, ia mengemban tugas sebagai Teknisi Utama Tingkat I Jibom Korbrimob Polri, sebuah posisi yang berkaitan dengan kemampuan penjinakan bom dan penanganan ancaman bahan peledak.
Pengalaman di bidang tersebut bukan hanya berhubungan dengan aspek teknis, tetapi juga menuntut kemampuan menghadapi situasi berisiko tinggi.
Pada tahun yang sama, Suhendri kembali mendapat kepercayaan dalam sebuah agenda kenegaraan penting.
Pada 1 Juli 2026, ia dipercaya menjadi Komandan Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Satuan Latihan Brimob Polri, Cikeas, Bogor.
Penunjukan sebagai komandan upacara tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan kariernya pada 2026.
Profil Suhendri juga mencatat pengalaman sebelumnya sebagai Komandan Upacara Penurunan Sang Merah Putih di Istana Merdeka pada 2014.
Pendidikan yang Terus Dikembangkan
Di tengah perjalanan panjang sebagai perwira Polri, Suhendri juga terus mengembangkan pendidikan profesional dan akademiknya.
Ia mengikuti pendidikan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim), serta Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri.
Secara akademik, Suhendri meraih gelar sarjana pada 2001. Kemudian pada 2024, ia menyelesaikan pendidikan Magister Pengembangan Sumber Daya Manusia (M.PSDM.) di Universitas Airlangga.
Kombinasi pengalaman lapangan, pendidikan kepolisian dan pendidikan akademik itu menjadi bagian dari perjalanan panjangnya hingga mencapai pangkat bintang dua.
Kembali ke Tanah Pengabdian
Kini, perjalanan tersebut membawanya kembali ke Kepulauan Riau.
Bedanya, jika dahulu Suhendri datang sebagai Kapolres Tanjungpinang, kini ia dipercaya memimpin seluruh jajaran Polda Kepri.
Wilayah tugasnya mencakup tujuh kabupaten dan kota dengan karakter geografis kepulauan serta posisi Kepri yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga.
Penunjukan Suhendri menjadi Kapolda Kepri juga membuat perjalanan kariernya seolah kembali ke titik yang pernah menjadi bagian penting dalam pengabdiannya.
Ia pernah berada di jajaran Brimob Kepri. Pernah memimpin Polres Tanjungpinang.
Setelah melewati berbagai penugasan di Jawa, Sumatera, Bali hingga Mabes Polri, kini ia kembali ke provinsi yang pernah menjadi bagian dari perjalanan awal kepemimpinannya.
Dari Tanjungpinang menuju berbagai penugasan strategis, dan akhirnya kembali ke Kepri sebagai Kapolda.
Sebuah perjalanan panjang yang menempatkan pengalaman di lapangan, lingkungan Brimob, pengamanan objek vital hingga tugas-tugas strategis di tingkat pusat dalam satu rangkaian karier.
Kini, tongkat komando Polda Kepri berada di tangannya. (bs)


