KESEHATAN

Pasien TBC Banyak Tak Ditemukan di Indonesia

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus (kiri) saat berbincang dengan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. f-ist

TANJUNGPINANG – Penyakit menular TBC (tuberkulosis) tidak semengerikan puluhan tahun silam. Sebab, pengobatannya sudah sangat baik.

Sudah banyak pasien TBC yang sembuh setelah rutin (tanpa bolong) minum obat selama enam bulan. Persoalannya saat ini adalah banyak pasien TBC yang tidak ditemukan.

Padahal, pemerintah akan menuntaskan TBC. Karena itu, salah satu target pemerintah pusat dan daerah adalah menemukan kasus TBC untuk ditangani.

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus mengatakan, pemerintah daerah didorong mempercepat penemuan kasus tuberkulosis (TBC) sekaligus memperkuat upaya pencegahan penularan penyakit tersebut.

Langkah ini dinilai penting karena tantangan utama penanganan TBC di Indonesia saat ini bukan lagi pada keberhasilan pengobatan, melainkan masih banyaknya kasus yang belum ditemukan dan belum mendapatkan penanganan.

Benjamin mengatakan, pemberantasan TBC merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Tingginya kasus TBC di Indonesia masih menjadi tantangan karena terdapat masyarakat yang telah terinfeksi, namun belum teridentifikasi dan belum memperoleh pengobatan.

“Persoalan kita bukan lagi bagaimana mengobati pasien TBC, karena tingkat keberhasilan pengobatannya sudah sangat baik. Tantangan kita adalah menemukan kasus dan mencegah orang yang kontak erat agar tidak ikut sakit,” ujarnya.

Menurut Benjamin, penemuan kasus harus dilakukan secara aktif dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari kader kesehatan, camat, lurah, pemerintah daerah hingga masyarakat. Kontak erat pasien TBC juga perlu diperiksa untuk memastikan kemungkinan terjadinya penularan.

Mereka yang memenuhi kriteria, lanjutnya, akan mendapatkan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) untuk mencegah infeksi berkembang menjadi penyakit TBC. (*/Abas)

Editor : Martunas

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *