BATAM

Kupon Wakaf Tunai, Inovasi BWI Batam Perluas Gerakan Wakaf Produktif

Kupon Wakaf Tunai, Inovasi BWI Batam Perluas Gerakan Wakaf Produktif.f-ist

BATAM – Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kota Batam menggelar rapat koordinasi bulanan di Sekretariat BWI Kota Batam, Rabu (5/8/2026).

Rapat dipimpin Ketua BWI Kota Batam, H. Buralimar, serta dihadiri Wakil Ketua Dr. Juni, Dr. Syarifah, Ir. Moch. Arief, dan Admin Sekretariat Sofia Nofitri.

Rapat membahas berbagai agenda strategis, mulai dari evaluasi program kerja, penguatan kelembagaan, kondisi keuangan, percepatan pembangunan Wakaf Rumah Qur’an, hingga peluncuran Kupon Wakaf Tunai sebagai langkah baru untuk meningkatkan penghimpunan wakaf di Kota Batam.

Dalam kesempatan tersebut, Ir. Moch. Arief selaku penanggung jawab pembangunan Wakaf Rumah Qur’an memaparkan perkembangan pembangunan yang telah berjalan serta sejumlah tahapan yang masih harus diselesaikan agar pembangunan dapat terus berlanjut sesuai rencana.

Rapat juga menyepakati usulan perubahan susunan kepengurusan BWI Perwakilan Kota Batam guna meningkatkan efektivitas organisasi.

Hasil rapat menetapkan Dr. Syarifah sebagai Bendahara, Ir. Moch. Arief sebagai Sekretaris, dan Sofia Nofitri sebagai Humas.

Perubahan kepengurusan tersebut selanjutnya akan diajukan kepada Badan Wakaf Indonesia Pusat dengan tembusan kepada Wali Kota Batam dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam.

Dalam bidang edukasi, BWI Batam akan memperluas sosialisasi dan literasi wakaf kepada masyarakat melalui kegiatan di Kecamatan Belakang Padang. Pelaksanaannya menunggu penjadwalan dari Abdul Majid selaku Kepala KUA Kecamatan Belakang Padang yang sekaligus menjadi koordinator pendataan kegiatan.

Untuk memperkuat publikasi, BWI Batam juga menugaskan Sofia Nofitri untuk mengaktifkan dan mengelola media sosial resmi BWI Batam, meliputi Facebook, Instagram, dan website.

Kanal digital tersebut diharapkan menjadi sarana edukasi, transparansi, sekaligus media penyebarluasan berbagai program wakaf kepada masyarakat.

Salah satu keputusan penting dalam rapat adalah peluncuran Kupon Wakaf Tunai, sebuah inovasi yang digagas oleh Dr. Syarifah sebagai strategi memperluas partisipasi masyarakat dalam berwakaf.

Kupon tersebut bernilai Rp10.000 per lembar sehingga dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Sebanyak 24.000 lembar telah selesai dicetak dan BWI Batam telah melakukan pemesanan tambahan sehingga total kupon yang akan tersedia mencapai 50.000 lembar.

Kupon Wakaf Tunai akan didistribusikan melalui berbagai mitra strategis, antara lain BMG-Q, Pemerintah Kota Batam, masjid, majelis taklim, serta berbagai komunitas masyarakat.

Melalui nominal yang terjangkau, BWI Batam berharap semakin banyak masyarakat yang dapat ikut ambil bagian dalam gerakan wakaf produktif yang manfaatnya akan dirasakan secara berkelanjutan.

Sebagai tindak lanjut, BWI Batam akan menjadwalkan pertemuan dengan BMG-Q untuk membahas penandatanganan nota kesepahaman serta melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota Batam guna memperkenalkan Program Kupon Wakaf Tunai sekaligus memperkuat sinergi dalam pengembangan perwakafan di Kota Batam.

Menutup rapat, Ketua BWI Kota Batam, H. Buralimar, menyampaikan bahwa inovasi Kupon Wakaf Tunai diharapkan menjadi gerakan bersama yang mampu memperluas jumlah wakif di Kota Batam.

Menurutnya, kolaborasi antara BWI dengan pemerintah, lembaga pendidikan, masjid, majelis taklim, dunia usaha, dan berbagai komunitas merupakan kunci untuk membangun budaya wakaf yang semakin kuat.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya umat Islam di Kota Batam, agar menyalurkan wakaf melalui Badan Wakaf Indonesia Perwakilan Kota Batam sebagai lembaga resmi yang diberi amanah oleh negara untuk mengembangkan dan mengelola berbagai bentuk wakaf secara profesional, transparan, dan akuntabel.

“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama kami. Insya Allah amanah yang diberikan akan kami jaga dengan penuh tanggung jawab sehingga wakaf yang dititipkan benar-benar memberikan manfaat bagi umat, baik di bidang pendidikan, sosial, keagamaan, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujar Buralimar. (bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *