INTERNASIONALOLAHRAGA

Malam Final, Satu Layar, Ribuan Harapan: Pemprov Kepri Ajak Masyarakat Nobar Piala Dunia FIFA 2026

TANJUNGPINANG – Ketika peluit panjang laga final Piala Dunia FIFA 2026 berbunyi pada dini hari 20 Juli mendatang, suasana Taman Gurindam di Tanjungpinang dipastikan tak hanya dipenuhi sorak sorai pencinta sepak bola.

Lebih dari itu, kawasan ikon tepian laut tersebut akan menjadi ruang kebersamaan, tempat masyarakat Kepulauan Riau berkumpul merasakan euforia pesta sepak bola terbesar di dunia.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyiapkan agenda nonton bareng (nobar) final Piala Dunia FIFA 2026 yang terbuka untuk seluruh masyarakat. Persiapan kegiatan itu dibahas dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, di Ruang Rapat Sekda, Lantai 3 Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Rabu (15/7).

Bagi masyarakat Kepri, pertandingan final bukan sekadar duel dua tim terbaik dunia.

Momen tersebut menjadi kesempatan untuk merasakan atmosfer turnamen yang selama sebulan terakhir menyatukan perhatian miliaran pasang mata di berbagai penjuru dunia.

Misni mengatakan, Pemerintah Provinsi Kepri ingin menghadirkan pengalaman berbeda bagi masyarakat dengan menyediakan ruang publik yang nyaman untuk menikmati pertandingan secara bersama-sama.

“Direncanakan akan dilaksanakan nonton bareng Final Piala Dunia FIFA 2026 di Taman Gurindam.

Konsep kegiatan sedang kami siapkan agar masyarakat dapat menikmati pertandingan dengan nyaman dan meriah,” ujarnya.

Saat ini, berbagai aspek teknis terus dimatangkan agar pelaksanaan nobar berlangsung aman, tertib, dan memberikan pengalaman terbaik bagi para pengunjung.

Mulai dari penataan lokasi, layar utama, hingga pengaturan kenyamanan penonton menjadi perhatian panitia.

Menurut Misni, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi di ruang publik.

“Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat dalam menikmati atmosfer Final Piala Dunia FIFA 2026,” katanya.
Nobar dijadwalkan dimulai pukul 02.00 WIB, menyesuaikan waktu kick-off pertandingan final. Meski berlangsung dini hari, antusiasme masyarakat diperkirakan tetap tinggi, mengingat laga final selalu menjadi pertandingan yang paling dinantikan dalam setiap edisi Piala Dunia.

Taman Gurindam dipilih karena memiliki ruang terbuka yang luas dan telah menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat Tanjungpinang. Dengan latar panorama laut serta suasana malam yang khas, lokasi ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman menyaksikan final Piala Dunia yang berbeda.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kepri juga ingin menghidupkan ruang publik sebagai tempat berkumpul masyarakat sekaligus memperkuat semangat persatuan melalui olahraga. Sepak bola kembali membuktikan dirinya sebagai bahasa universal yang mampu menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang usia maupun latar belakang.

Di penghujung persiapan, Misni mengajak seluruh masyarakat Kepri untuk hadir dan menjadi bagian dari kemeriahan malam bersejarah tersebut.

“Kami mengajak masyarakat untuk hadir dan bersama-sama menyemarakkan malam final Piala Dunia FIFA 2026 di Taman Gurindam, Tanjungpinang,” ajaknya.

Pada akhirnya, siapa pun yang keluar sebagai juara dunia nanti, malam di Taman Gurindam akan menjadi milik masyarakat Kepri malam ketika ribuan orang bersorak di bawah langit yang sama, merayakan indahnya sepak bola dan hangatnya kebersamaan. (bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *