Liburan Sekolah, Puluhan Santri di Tanjungpinang Isi Waktu dengan Menghafal Al-Qur’an

TANJUNGPINANG – Masa libur sekolah dimanfaatkan puluhan anak dan remaja di Kota Tanjungpinang untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an. Melalui program Daurah Tahfizhul Qur’an (DTQ) “SEBARKAN (Selalu Bersama Al-Qur’an)” Batch 3, mereka mengisi liburan dengan menambah hafalan, mengulang hafalan, serta memperdalam nilai-nilai keislaman.
Kegiatan yang diselenggarakan Rumah Tahfizh Nurul Iman bekerja sama dengan Masjid Jami’ Nurul Iman itu berlangsung selama enam hari, mulai 6 hingga 11 Juli 2026.
Selama mengikuti daurah, para peserta dibimbing langsung oleh para pembina tahfizh dalam program ziyadah (penambahan hafalan) dan murajaah (mengulang hafalan).
Setiap peserta ditargetkan mampu menambah hafalan hingga satu juz sesuai kemampuan masing-masing.
Program tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang, Dr. H. Erizal, M.H.
Dalam sambutannya, ia mengapresiasi komitmen Rumah Tahfizh Nurul Iman yang terus menghadirkan kegiatan positif bagi anak-anak dan remaja selama masa liburan sekolah.
Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya membantu meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia dan mencintai nilai-nilai keislaman.
Sementara itu, Kepala Rumah Tahfizh Nurul Iman, Ust. Dwika Putra, S.Hut., Gr., mengatakan Program DTQ “SEBARKAN” lahir sebagai ikhtiar agar masa liburan sekolah menjadi momentum bagi anak-anak untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an.
“Liburan bukan hanya waktu untuk beristirahat, tetapi juga kesempatan memperkuat hafalan, memperbaiki bacaan, serta membangun akhlak Islami melalui pembinaan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DKM Jami’ Nurul Iman yang juga Ketua Yayasan Nurul Iman Islamic Centre, Inderi Zamar, S.Ag., Bendahara Yayasan Amril, para pengurus yayasan, pembina tahfizh, orang tua peserta, serta tamu undangan lainnya.
Sebanyak sekitar 50 peserta mengikuti DTQ Batch 3. Mereka berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas hingga mahasiswa di Kota Tanjungpinang.
Antusiasme peserta menunjukkan bahwa masa liburan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang produktif sekaligus bernilai ibadah.
Selain memperkuat hafalan Al-Qur’an, para peserta juga didorong untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui program ini, Rumah Tahfizh Nurul Iman berharap dapat terus melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi, berakhlak mulia, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup di tengah perkembangan zaman. (*/bs)


