BATAM

Perdana di Polda Kepri, Polwan Pimpin Upacara HUT Bhayangkara ke-80, Bukti Kesetaraan Bukan Sekadar Slogan

Perdana di Polda Kepri, Polwan Pimpin Upacara HUT Bhayangkara ke-80, Bukti Kesetaraan Bukan Sekadar Slogan.f,-ist

BATAM – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 di Markas Polda Kepulauan Riau menghadirkan sejarah baru. Untuk pertama kalinya, posisi Komandan Upacara dipercayakan kepada seorang Polisi Wanita (Polwan), menandai langkah nyata Polri dalam memberikan ruang kepemimpinan yang setara bagi personel perempuan.

Di balik barisan pasukan yang berdiri tegap dan prosesi upacara yang berlangsung khidmat, sosok AKBP Nanda Diana Tarulina Sihombing menjadi pusat perhatian.

Perwira menengah yang kini menjabat sebagai Kasubdit Binpolmas Ditbinmas Polda Kepri itu tampil memimpin jalannya upacara dengan penuh percaya diri, sekaligus mencatatkan sejarah baru di lingkungan Polda Kepri.

Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin menegaskan bahwa penunjukan Polwan sebagai komandan upacara bukanlah sebuah simbol semata.

Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjawab tuntutan zaman, di mana perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kapasitas dan kepemimpinannya..

Menurut Kapolda, Polwan telah membuktikan bahwa mereka mampu mengemban tugas-tugas strategis yang selama ini identik dengan personel laki-laki.

Karena itu, sudah saatnya masyarakat melihat bahwa kemampuan menjadi ukuran utama, bukan jenis kelamin.
Momentum tersebut juga diperkuat dengan keterlibatan Polwan dalam berbagai rangkaian upacara, mulai dari perwira upacara hingga komandan defile dan atraksi yang ditampilkan di hadapan peserta dan tamu undangan.

Kehadiran mereka menjadi pesan kuat bahwa Polri terus bergerak menuju institusi yang lebih inklusif.

Bagi AKBP Nanda, kepercayaan tersebut merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Ia mengungkapkan bahwa penunjukan dirinya tidak didapat secara instan. Sejak surat perintah latihan diterbitkan, ia bersama sejumlah kandidat lainnya menjalani latihan intensif bersama personel Brimob.

Bahkan hingga sehari menjelang pelaksanaan upacara, keputusan mengenai siapa yang akan menjadi komandan upacara masih belum ditetapkan.

Baru pada sore hari H-1, Kapolda Kepri secara langsung menunjuk dirinya untuk memimpin upacara bersejarah tersebut.
Rasa bangga sekaligus lega menyelimuti dirinya setelah berhasil menyelesaikan tugas dengan baik.

Menurut Nanda, pengalaman pertama memimpin upacara tingkat Polda menjadi pelajaran berharga sekaligus motivasi agar semakin banyak Polwan berani mengambil peran kepemimpinan di masa mendatang.

Perjalanan karier AKBP Nanda sendiri menunjukkan pengalaman yang tidak sedikit.

Sebelum bertugas di Polda Kepri, ia pernah menjabat sebagai Kapolsek Aimas di Papua, wilayah yang dikenal memiliki tantangan tugas cukup kompleks.

Ia juga pernah mengemban penugasan khusus mendampingi kegiatan kampanye Presiden Prabowo Subianto pada masa Pemilu 2024.

Bagi Nanda, peringatan HUT Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum refleksi bagi seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia berharap Polri yang telah hadir selama delapan dekade semakin dekat dengan masyarakat, mampu memberikan kontribusi yang lebih besar, serta terus membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional, humanis, dan berintegritas.

Sejarah yang tercipta pada HUT Bhayangkara ke-80 di Polda Kepri akhirnya bukan hanya tentang siapa yang berdiri di podium komandan upacara.

Lebih dari itu, momen tersebut menjadi penegasan bahwa kesempatan untuk memimpin terbuka bagi siapa saja yang memiliki kemampuan, dedikasi, dan integritas.

Di tangan para Polwan, semangat pengabdian kepada bangsa dan masyarakat terus menunjukkan wajah baru Polri yang semakin modern, inklusif, dan setara. (bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *