Bekal Strategis dari Magelang untuk Batam

BATAM, katasiber – Di tengah dinamika pembangunan daerah yang semakin kompleks, peran pimpinan legislatif dituntut tidak hanya responsif, tetapi juga visioner.
Hal inilah yang mendorong Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin, untuk memperkuat kapasitas kepemimpinannya melalui Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung pada 15 hingga 19 April 2026 di Akademi Militer Magelang ini diikuti sekitar 500 pimpinan DPRD dari seluruh Indonesia. Suasana retret yang disiplin dan terstruktur menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan wawasan kebangsaan bagi para peserta.
Tak sekadar pelatihan formal, kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk membedah berbagai isu nasional dan global yang berpengaruh terhadap arah kebijakan daerah
.
. Penutupan kegiatan oleh Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya sinergi antara pusat dan daerah dalam mewujudkan visi besar pembangunan nasional.
Bagi Kamaluddin, pengalaman mengikuti kursus ini memberikan banyak perspektif baru.
Ia menilai materi yang disampaikan tidak hanya memperkuat kedisiplinan, tetapi juga memperkaya pemahaman terhadap isu-isu strategis, mulai dari ketahanan nasional hingga dinamika geopolitik global.
“Kami sangat berterima kasih atas arahan yang diberikan. Banyak hal strategis yang dibahas dalam rangka kepentingan nasional, terutama dalam mewujudkan Asta Cita menuju Indonesia Emas,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa hasil dari pelatihan ini tidak berhenti sebagai pengetahuan semata, tetapi akan menjadi bekal konkret dalam merumuskan kebijakan di Kota Batam.
Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan membutuhkan kebijakan yang tidak hanya adaptif, tetapi juga berbasis pada pemahaman menyeluruh terhadap kondisi global dan nasional.
Isu-isu global yang turut dibahas dalam pelatihan, lanjutnya, menjadi pengingat bahwa kebijakan daerah tidak bisa berdiri sendiri.
Keterkaitan antara dinamika dunia dan kepentingan lokal harus mampu diterjemahkan dalam kebijakan yang tepat sasaran.
Dengan bekal tersebut, Kamaluddin optimistis DPRD Kota Batam dapat semakin berperan aktif dalam merumuskan kebijakan strategis yang berpihak pada masyarakat, sekaligus sejalan dengan arah pembangunan nasional.
Penguatan kapasitas kepemimpinan seperti ini menjadi bukti bahwa pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh program, tetapi juga oleh kualitas pemimpinnya. Dari Magelang, semangat baru dibawa pulang—untuk Batam yang lebih siap menghadapi masa depan. (*/bs)


