BATAM

Penuh Keseruan, Aksi Siswa Minta Tanda Tangan Ustaz usai Tarawih di Masjid Namirah

Penuh Keseruan, Aksi Siswa Minta Tanda Tangan Ustaz usai Tarawih di Masjid Namirah.f-katasiber.

BATAM, katasiber.id – Setiap tahun, bulan Ramadan memang merupakan momen yang paling ditunggu oleh umat Islam untuk berbuat kebaikan.

Dan, harus fokus dalam menjalani ibadah lantaran keuntungan pahalanya yang berkali lipat. Termasuk anak-anak pelajar, khususnya di Kota Batam, umumnya di nusantara.

Ditambah lagi dengan adanya ceramah atau tausiah dan salat tarawih yang dilaksanakan setelah salat Isya selama bulan Ramadan berlangsung.

Ditambah lagi, tadarusan usai salat tarawih berlangsung. Di Masjid Namirah, setiap usai tarawih dilaksanakan tadarusan, melibatkan anak-anak santri TPQ Namirah dan remaja yang tinggal di sekitar masjid tersebut.

Tak hanya itu, di Masjid Namirah Cahaya Garden, Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, Batam ada pula momen yang tak kalah menarik selama Ramadan yakni saat para bocah atau anak pelajar, mulai dari SD sederajat, hingga anak SMP sederajat, meminta tanda tangan ustaz usai tarawih.

Dalam hal ini dilakukan, karena seorang siswa biasanya diberi buku khusus Ramadan untuk meminta tanda tangan ustaz dan mengisi kolom ceramah apa saja yang diikuti. Setiap Ramdan, yang memberikan tausiah atau ceramah Ramadan di Masjid Namirah, berbeda-beda.

Para siswa pun tampak berlomba-lomba mendapatkan tanda tangan dari ustaz dengan penuh keseruan. Bahkan sepertinya berebut siapa yang duluan mendapatkan tandatangan.

Bahkan orang tua siswa, mengarahkan anaknya lebih cepat antre bagian depan, supaya anaknya cepat dapat tandatangan ustad, dan langsung balik ke rumah. ‘Siapa cepat, siapa yang duluan dapat tandatangan ustad, tapi tetap tertib ya,” ujar pengurus DKM Namirah.

Tak hanya minta tanda tangan, siswa yang membawa buku khusus Ramadan, harus mengisi seperti siapa nama penceramah, tempat masjid di mana dan terakhir ringksan ceramah harus dijabarkan di buku tersebut.

Termasuk di kolom buku Ramadan juga tercatat siswa harus mencatat tentang prestasi salat wajib selam bulan Ramadan berlangsung. Uniknya, karena ada tugas dari pihak sekolah, mau tak mau anaknya yang masih SD, terpak orang tuanya mengantarkan anaknya di masjid, untuk melaksanakan salat tarawih. (bas)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *