Jelang Porprov VI Kepri, Nyanyang Ingatkan Kontingen Jaga Persatuan dan Sportivitas

TANJUNGPINANG – Gemuruh semangat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepulauan Riau (Kepri) 2026 mulai terasa menjelang pembukaan pesta olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut di Tanjungpinang, Minggu (1/11/2026).
Di tengah antusiasme ratusan atlet yang akan berjuang membawa nama daerah masing-masing, ada pesan penting yang disampaikan Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura.
Persaingan di arena pertandingan harus tetap dibingkai dengan persaudaraan, persatuan, dan sportivitas.
Pesan itu disampaikan Nyanyang saat menghadiri gala dinner bersama para kontingen Porprov VI Kepri di Gedung Wali Kota Tanjungpinang, Senggarang, Sabtu malam (31/10/2026).
Di hadapan para kepala daerah, pengurus KONI, jajaran panitia, serta ratusan atlet dari kabupaten dan kota se-Kepri, Nyanyang mengingatkan bahwa Porprov bukan sekadar ajang mengejar medali atau membuktikan keunggulan masing-masing daerah.
Lebih dari itu, Porprov merupakan ruang mempererat silaturahmi dan membangun kekuatan olahraga Kepri secara bersama-sama.
“Jangan sampai kita justru menganggap kabupaten dan kota lain sebagai lawan. Ketika berada di sini, kita adalah satu keluarga besar. Lawan sesungguhnya adalah provinsi-provinsi lain yang nantinya akan kita hadapi dalam kompetisi tingkat nasional,” tegas Nyanyang.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kemenangan sejati dalam olahraga tidak hanya diukur dari jumlah medali yang diraih, tetapi juga dari sikap saling menghormati, kejujuran, dan semangat kebersamaan.
Nyanyang mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja mempersiapkan Porprov VI Kepri.
Ia berharap penyelenggaraan tahun ini menjadi momentum memperkuat pembinaan atlet sekaligus melahirkan talenta-talenta potensial yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Menurutnya, Kepri membutuhkan pembinaan olahraga yang berkelanjutan. Karena itu, ia mendorong penguatan pusat pelatihan bagi cabang olahraga unggulan serta peningkatan fasilitas olahraga di daerah.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan cita-cita Kepri agar suatu saat dapat dipercaya menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON).
Kepada para atlet, Nyanyang berpesan agar memanfaatkan kesempatan Porprov dengan sebaik-baiknya. Bertandinglah dengan penuh semangat, tunjukkan kemampuan terbaik, tetapi jangan pernah meninggalkan nilai-nilai sportivitas.
Ia juga mengingatkan wasit dan juri agar menjalankan tugas secara profesional, adil, dan objektif. Sebab, kualitas sebuah kompetisi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan atlet, tetapi juga oleh integritas perangkat pertandingan.
Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menyebut kepercayaan sebagai tuan rumah Porprov VI Kepri merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Tanjungpinang.
Menurut Lis, pesta olahraga ini memiliki makna lebih luas daripada sekadar kompetisi. Porprov menjadi kesempatan mempertemukan masyarakat dari berbagai kabupaten dan kota dalam semangat persaudaraan.
“Porprov ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat persaudaraan, persatuan, serta semangat kebersamaan antardaerah di Provinsi Kepulauan Riau,” ungkap Lis.
Sebagai tuan rumah, Pemko Tanjungpinang juga berharap penyelenggaraan Porprov memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
Kehadiran atlet, ofisial, dan pendukung kontingen diperkirakan turut menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga usaha kecil.
Lis turut menyoroti pentingnya peningkatan sarana dan prasarana olahraga. Pemko Tanjungpinang saat ini tengah mereview rencana pembangunan stadion dan gedung olahraga indoor, serta mengupayakan revitalisasi kolam renang melalui koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bintan.
Di sisi lain, Ketua Umum PB Porprov VI Kepri, Asmin Patros, mengapresiasi perkembangan penyelenggaraan Porprov yang dinilainya semakin baik dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.
Ia melihat peningkatan tersebut mulai dari tahap persiapan hingga kesiapan pelaksanaan pertandingan di lapangan.
“Dari enam kali penyelenggaraan Porprov Kepri, pelaksanaan kali ini menunjukkan perkembangan yang luar biasa. Mulai dari persiapan hingga pelaksanaan di lapangan, semuanya terlihat semakin baik dan tertata,” ujar Asmin.
Asmin juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kepri dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, meskipun persiapan kegiatan berlangsung di tengah keterbatasan anggaran.
Ia berharap seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar dan mampu menjadi momentum untuk meningkatkan prestasi olahraga di Kepulauan Riau.
Gala dinner tersebut turut dihadiri Ketua Umum KONI Kepri Usep RS, jajaran SKPD, pengurus KONI kabupaten dan kota se-Kepri, serta ratusan atlet yang akan berlaga.
Dalam kesempatan itu, PB Porprov VI Kepri juga menyerahkan penghargaan berupa plakat berbentuk medali Porprov kepada sejumlah perwakilan kepala daerah dan ketua KONI kabupaten/kota se-Kepri.
Malam kebersamaan itu ditutup dengan sesi foto bersama seluruh tamu undangan dan perwakilan kontingen.
Kini, seluruh perhatian tertuju pada arena pertandingan. Minggu sore (1/11/2026), Porprov VI Kepri resmi memasuki babak baru melalui pembukaan di Tugu Sirih, kawasan Taman Gurindam 12, Tanjungpinang.
Ribuan atlet datang membawa harapan dan kebanggaan daerah masing-masing. Namun, di atas semua ambisi meraih prestasi, ada satu semangat yang harus tetap dijaga: bertanding sebagai rival di arena, tetapi tetap bersaudara sebagai keluarga besar Kepulauan Riau. (bs)


