Amsakar Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026

BATAM – Komitmen memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat mengantarkan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meraih penghargaan sebagai Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik dalam ajang BAZNAS Grand Awards 2026.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Batam terhadap pengembangan gerakan zakat sebagai salah satu instrumen sosial dan ekonomi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Bagi Batam, penghargaan ini bukan sekadar pengakuan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah.
Amsakar Achmad menegaskan, penghargaan yang diterimanya menjadi motivasi untuk terus memperkuat sinergi dengan BAZNAS serta berbagai elemen masyarakat.
Menurutnya, kerja sama yang baik diperlukan agar pengelolaan zakat semakin optimal dan manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak penerima.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat sinergi dengan BAZNAS dan seluruh elemen masyarakat dalam mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah,” ujar Amsakar.
Zakat, Lebih dari Sekadar Bantuan Sosial
Zakat memiliki peran strategis dalam kehidupan masyarakat. Selain menjadi kewajiban bagi umat Islam yang memenuhi ketentuan, zakat juga merupakan instrumen solidaritas sosial yang dapat membantu mengurangi beban masyarakat kurang mampu.
Di tengah kebutuhan masyarakat yang beragam, pengelolaan zakat secara terarah dan berkelanjutan menjadi penting.
Dana zakat yang dihimpun dan disalurkan dengan baik tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar penerima, tetapi juga berpotensi mendukung pemberdayaan ekonomi.
Amsakar berharap, optimalisasi zakat di Batam dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi para mustahik atau orang-orang yang berhak menerima zakat.
Upaya tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemberian bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lebih dari itu, zakat juga diharapkan mampu membuka peluang bagi masyarakat untuk membangun kemandirian ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup.
Dengan pengelolaan yang tepat, zakat dapat menjadi salah satu penopang bagi masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi. Bantuan yang disalurkan sesuai kebutuhan juga berpeluang menjadi langkah awal bagi penerima untuk mengembangkan usaha dan memperbaiki kondisi kehidupannya.
Memperkuat Kolaborasi Pemerintah dan BAZNAS
Penghargaan dalam BAZNAS Grand Awards 2026 juga menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Batam untuk memperkuat komitmen dalam membangun ekosistem zakat yang lebih baik.
Amsakar menilai, upaya mengoptimalkan potensi zakat membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
Pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat memiliki peran yang saling melengkapi dalam membangun kesadaran berzakat serta memastikan penyalurannya memberikan dampak nyata.
Pemerintah dapat mendukung terciptanya lingkungan yang kondusif bagi pengembangan gerakan zakat. Sementara itu, BAZNAS berperan dalam pengelolaan dan penyaluran dana zakat sesuai ketentuan.
Partisipasi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam memperkuat penghimpunan zakat, infak, dan sedekah.
Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong pengelolaan zakat yang semakin terarah, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Di Kota Batam, potensi zakat menjadi salah satu sumber daya sosial yang dapat terus dikembangkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Karena itu, penguatan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat perlu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pengelolaan dan penyalurannya.
Mendorong Kesejahteraan dan Kemandirian Umat
Pada akhirnya, keberhasilan gerakan zakat tidak hanya diukur dari besarnya dana yang dihimpun, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat penerima.
Zakat diharapkan mampu menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan secara tepat, sekaligus mendukung program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Dengan demikian, bantuan sosial tidak hanya menjadi penyangga dalam situasi sulit, tetapi juga dapat membuka kesempatan bagi penerima untuk memperbaiki taraf hidup.
Bagi Pemerintah Kota Batam, penghargaan yang diraih Amsakar menjadi dorongan untuk terus memperkuat kerja sama dengan BAZNAS dan seluruh elemen masyarakat.
Komitmen tersebut diharapkan dapat diterjemahkan melalui upaya nyata dalam mengoptimalkan potensi zakat, memperluas manfaat penyaluran, serta membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, zakat diharapkan semakin berperan dalam mendukung kesejahteraan dan pemberdayaan umat di Kota Batam.
Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026 pun menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menyangkut kepedulian sosial serta upaya memastikan masyarakat yang membutuhkan memperoleh dukungan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. (bs)


