BATAM

Doakan Peserta UKW Lulus Semua, Ketua DPRD Kepri Siap Perkuat Kolaborasi dengan PWI

Doakan Peserta UKW Lulus Semua, Ketua DPRD Kepri Siap Perkuat Kolaborasi dengan PWI.f-ist

BATAM — Harapan agar seluruh peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau (Kepri) meraih kelulusan mengemuka dari Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan.

Di tengah tuntutan profesionalisme dan perubahan cepat dunia media, Iman menilai peningkatan kompetensi wartawan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas informasi yang diterima masyarakat.

Dukungan itu disampaikan Iman Sutiawan saat menghadiri pelantikan ulang kepengurusan PWI Kepri sisa masa bakti 2023–2028 di Ballroom Harmoni One, Batam Center, Kamis (17/9/2026).

Pelantikan yang dipimpin langsung Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, tersebut menjadi momentum penting bagi PWI Kepri.

Sebab, kegiatan organisasi itu sekaligus dirangkai dengan pelaksanaan UKW yang digelar pada Jumat–Sabtu, 18–19 September 2026, di Balairungsari BP Batam.

Bagi Iman, rangkaian kegiatan tersebut memiliki arti strategis. Pelantikan pengurus tidak hanya menjadi penanda keberlanjutan organisasi, tetapi juga diikuti upaya konkret meningkatkan kualitas wartawan melalui sertifikasi kompetensi.

“Saya mendoakan teman-teman yang ikut UKW bisa lulus semua,” kata Iman.
Menurutnya, wartawan memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat. Informasi yang disampaikan media tidak sekadar menjadi bahan bacaan, tetapi turut membentuk pemahaman publik terhadap berbagai persoalan yang terjadi.

Karena itu, wartawan dituntut mampu menjalankan tugas secara profesional, berimbang dan bertanggung jawab.
Iman juga mengakui bahwa hubungan antara legislatif dan insan pers selama ini memberikan banyak manfaat. Dari pemberitaan dan interaksi dengan wartawan, berbagai persoalan masyarakat dapat diketahui sekaligus menjadi bahan dalam menjalankan fungsi kelembagaan DPRD.

“Pers memiliki peran yang sangat besar dalam penyampaian informasi, dan banyak pelajaran berharga yang saya peroleh dari teman-teman wartawan. Kami siap bersinergi dengan PWI,” ujarnya.

Kolaborasi untuk Informasi yang Menyejukkan

Komitmen memperkuat sinergi tersebut menjadi salah satu pesan penting Iman dalam momentum pelantikan PWI Kepri.
Ia berharap kepengurusan PWI Kepri di bawah kepemimpinan Saibansah Dardani dapat semakin berperan dalam membangun ekosistem pers yang sehat di Kepulauan Riau.

Menurut dia, pers memiliki tanggung jawab sosial untuk menghadirkan informasi yang dapat mencerdaskan sekaligus menjaga suasana masyarakat tetap kondusif.

Terlebih Kepri merupakan daerah yang memiliki karakteristik khusus sebagai wilayah kepulauan dengan dinamika sosial, ekonomi dan pembangunan yang cukup beragam.

Karena itu, kolaborasi antara lembaga pemerintahan, DPRD dan organisasi profesi wartawan dinilai penting agar informasi mengenai pembangunan dan berbagai persoalan masyarakat dapat tersampaikan secara baik.

PWI, kata Iman, diharapkan dapat terus berada di garda terdepan dalam menjaga iklim informasi yang kondusif, aman dan nyaman di Bumi Bunda Tanah Melayu.

PWI Kepri Memasuki Babak Baru
Pelantikan ulang kepengurusan PWI Kepri juga menjadi penanda babak baru organisasi wartawan tersebut.

Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mengapresiasi dukungan DPRD Kepri dan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terhadap keberadaan PWI di daerah.

Pelantikan ulang ini, menurut Munir, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat soliditas dan profesionalisme wartawan setelah dinamika organisasi di tingkat nasional.

Di tengah perkembangan teknologi digital dan hadirnya kecerdasan buatan (AI), Munir mengingatkan wartawan agar tidak kehilangan jati dirinya sebagai pekerja pers.

PWI, kata dia, memiliki sejarah panjang dalam perjuangan bangsa.
“PWI memiliki DNA pejuang sejak masa kemerdekaan,” ujar Munir.

Kini tantangannya berbeda. Teknologi kecerdasan buatan mampu menghasilkan teks, gambar hingga berbagai bentuk informasi dalam waktu sangat cepat. Namun, teknologi tetap memiliki keterbatasan ketika berhadapan dengan tugas jurnalistik yang membutuhkan verifikasi, pertimbangan etis dan tanggung jawab kepada publik.

Karena itu, Munir menekankan pentingnya “verifikasi hati” yang menjadi bagian dari karakter seorang wartawan.
“AI bisa menduplikasi banyak hal, tapi tidak bisa menggantikan nurani wartawan,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi relevan dengan pelaksanaan UKW PWI Kepri. Kompetensi wartawan bukan hanya tentang kemampuan teknis menulis berita, tetapi juga menyangkut pemahaman terhadap etika, akurasi, verifikasi dan tanggung jawab profesi.

Saibansah Dardani Pimpin PWI Kepri
Dalam pelantikan tersebut, Saibansah Dardani resmi memimpin PWI Kepri untuk sisa masa bakti 2023–2028.
Ia didampingi Alfian Lumban Gaol sebagai Sekretaris, Muhammad Ikhsan sebagai Wakil Sekretaris I, Aji Anugraha Nizamul Akhyar sebagai Wakil Sekretaris II sekaligus Bendahara.

Sementara jajaran dewan di antaranya Marganas Nainggolan sebagai Ketua Dewan Penasihat, Ramon Damora sebagai Ketua Dewan Pakar, serta Parna E. Simarmata sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Kepri, didampingi Anwar Saleh sebagai sekretaris.

Sejumlah unsur Forkopimda dan tokoh daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Wakapolda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricilia Ohei, Kadiskominfo Batam Rudi Panjaitan, serta Ketua LAM Batam Kepri Yang Mulia Dato Wira Setia Utama Raja M. Amin.

Hadir pula jajaran pengurus PWI Pusat, seperti Atal S. Depari, Marthen Slamet Susanto, Zulkifli Ganni Ottoh dan Aat Surya Safaat.

Bagi PWI Kepri, rangkaian kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial. Ada pekerjaan besar yang menyertainya: membangun organisasi yang solid sekaligus memastikan wartawan di daerah terus meningkatkan kapasitas dan profesionalismenya.

Dan bagi Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, dukungan terhadap UKW sekaligus menjadi pesan bahwa hubungan antara lembaga legislatif dan pers tidak berhenti pada pemberitaan.

Ada ruang kolaborasi yang lebih luas untuk menghadirkan informasi yang berkualitas, menyejukkan dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi, harapan agar seluruh peserta UKW lulus menjadi simbol dari satu tujuan yang sama: semakin kompeten wartawannya, semakin berkualitas pula informasi yang diterima masyarakat Kepri. (bs/*)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *