Atlet Tanjungpinang Semakin Bersinar di Asian Music Games 2026

Hushai Bradly Sihombing Raih Medali Perak di Kuala Lumpur
KUALA LUMPUR — Prestasi atlet muda asal Kota Tanjungpinang kembali bersinar di panggung internasional. Setelah sehari sebelumnya sukses memborong tiga medali emas dan satu medali perak, kontingen Drum Corps Tanjungpinang (DCT) kembali menambah koleksi prestasi pada ajang Asian Music Games 2026 yang berlangsung pada 4–13 September 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Kali ini, prestasi kembali dipersembahkan dari divisi Color Guard. Atlet muda berbakat asal Tanjungpinang, Hushai Bradly Sihombing, berhasil meraih medali perak pada nomor Solo Color Guard Putra Senior Class.
Keberhasilan tersebut sekaligus menambah raihan kontingen Drum Corps Tanjungpinang menjadi tiga medali emas dan dua medali perak, sebuah pencapaian yang melampaui target awal yang telah ditetapkan.
Asian Music Games merupakan kompetisi internasional yang mempertemukan atlet dan musisi dari berbagai negara, di antaranya Malaysia, Indonesia, Thailand, Filipina, Sri Lanka, Taiwan, serta sejumlah negara lainnya. Kejuaraan kali ini digelar di Stadium Titiwangsa, Kuala Lumpur, Malaysia.
Hushai Bradly Sihombing merupakan siswa SMA Negeri 2 Tanjungpinang kelas XI yang tampil membawa nama Indonesia dan berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya di tengah persaingan internasional.
Ketua dan pelatih Drum Corps Tanjungpinang, Dody Julian Purnama, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas perjuangan para atlet.
“Alhamdulillah, adik-adik telah berjuang dengan luar biasa dan berhasil mempersembahkan total tiga medali emas dan dua medali perak. Pencapaian ini bahkan telah melampaui target yang kami tetapkan sebelumnya. Meraih medali emas maupun perak di kompetisi internasional tentu bukan sesuatu yang mudah. Semua ini adalah hasil dari proses latihan yang panjang, intensif, disiplin, serta konsistensi yang terus dijaga,” ujar Dody, Kamis (10/9/2026).
Menurutnya, prestasi yang diraih para atlet merupakan bukti bahwa kerja keras dan proses latihan yang terarah mampu menghasilkan perkembangan kemampuan yang signifikan.

“Tidak ada prestasi yang datang secara instan. Di balik setiap medali ada proses panjang, pengorbanan, kelelahan, disiplin, dan kerja keras. Melalui latihan yang konsisten dan penuh komitmen, perkembangan kemampuan atlet dapat terlihat secara signifikan hingga akhirnya mampu bersaing dan berdiri sejajar dengan peserta dari negara lain,” katanya.
Dody berharap pencapaian tersebut dapat menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan terhadap perkembangan olahraga drum corps di Kota Tanjungpinang dan Provinsi Kepulauan Riau.
Menurutnya, para atlet muda daerah memiliki potensi besar untuk terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Namun, potensi tersebut membutuhkan dukungan nyata, sistem pembinaan yang berkelanjutan, serta perhatian terhadap kesejahteraan atlet dan pelatih.
Ia mengungkapkan bahwa keberangkatan kontingen Drum Corps Tanjungpinang menuju ajang internasional di Malaysia hingga saat ini masih dilakukan secara mandiri dengan dukungan dari berbagai pihak.
“Kami berharap ke depan pemerintah dan pihak swasta dapat memberikan perhatian serta dukungan yang lebih nyata bagi perkembangan atlet dan pelatih di Tanjungpinang dan Kepulauan Riau. Sampai hari ini, keberangkatan dan perjuangan kami masih dilakukan secara mandiri dan melalui usaha sendiri. Padahal, anak-anak ini membawa nama daerah dan bangsa di panggung internasional,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, keluarga besar Drum Corps Tanjungpinang juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap perjuangan para atlet.
Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Bapak Dharma dari DPD RI, Ibu Ria selaku Ketua Umum PDBI Kota Tanjungpinang, POTA (Persatuan Orang Tua Atlet) DCT, serta Ibu Hj. Paijahwati Batong, atas perhatian dan dukungan yang diberikan hingga para atlet dapat berangkat dan berjuang di Malaysia.
“Semoga prestasi ini menjadi awal dari perjalanan yang lebih besar. Kami berharap Drum Corps Tanjungpinang mendapatkan perhatian yang lebih luas, pembinaan yang lebih kuat, dan dukungan yang lebih nyata. Anak-anak ini telah membuktikan bahwa dari Tanjungpinang, dari Kepulauan Riau, mereka mampu tampil, bersaing, dan meraih prestasi di tingkat internasional,” tutup Dody.
Dengan tambahan satu medali perak ini, Drum Corps Tanjungpinang kini telah mengoleksi tiga medali emas dan dua medali perak di Asian Music Games 2026.
Sebuah bukti bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berprestasi, dan bahwa anak-anak daerah mampu mengharumkan nama Tanjungpinang, Kepulauan Riau, dan Indonesia di panggung dunia. (*/Martunas)
Editor : Sutana


