TANJUNGPINANG

Prodi Sejarah FKIP UMRAH Undang Anggota Komisi Yudisial Beri Kuliah Umum

Prodi Sejarah FKIP UMRAH Undang Anggota Komisi Yudisial Beri Kuliah Umum.f-ist

TANJUNGPINANG – Anggota Komisi Yudisial Republik Indonesia, Prof Andi Asrun, memberikan kuliah umum di hadapan mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Program Studi Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMRAH ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan FKIP UMRAH, Dr Nurul Asikin.

Dalam pemaparannya, Andi Asrun mengulas sejarah panjang lahirnya konsep judicial review, mulai dari asal-mulanya di Amerika Serikat hingga berkembangnya gagasan tersebut ke Eropa melalui pemikiran Hans Kelsen yang kemudian melahirkan konsep Mahkamah Konstitusi.

Ia menjelaskan bagaimana teori tersebut menjadi fondasi penting bagi sistem ketatanegaraan modern, termasuk di Indonesia.

Sesi Tanya Jawab Berlangsung Hangat

Usai pemaparan materi, moderator acara Robby Patria membuka sesi tanya jawab dan memberikan kesempatan kepada tiga penanya.

Antusiasme mahasiswa yang hadir terlihat dari beragamnya pertanyaan yang diajukan, mulai dari isu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pencalonan wakil presiden pada Pemilu 2024, hingga pertanyaan seputar mekanisme pengawasan Komisi Yudisial (KY) terhadap hakim di Indonesia.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Prof Andi Asrun memberikan penjelasan mendalam mengenai peran KY dalam mengawasi kinerja hakim di seluruh Indonesia.

“Kita minta hakim harus benar-benar berintegritas, tidak boleh menerima suap atau pemberian apa pun yang terkait dengan pekerjaannya. Masyarakat juga harus melakukan pengawasan terhadap kinerja hakim,” ujar Andi Asrun.

Akui Masih Ada Kasus Hakim Terjerat Suap

Dalam kesempatan itu, Andi Asrun tidak menampik bahwa masih terdapat sejumlah kasus hakim di Indonesia yang tertangkap karena menerima suap. Ia menegaskan bahwa persoalan ini menjadi perhatian serius KY dalam menjaga marwah lembaga peradilan serta kepercayaan publik terhadap dunia hukum di Tanah Air.

Kuliah umum ini diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa, khususnya Prodi Sejarah FKIP UMRAH, mengenai perkembangan sistem hukum ketatanegaraan serta pentingnya integritas dan pengawasan dalam dunia peradilan Indonesia. (bs)

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *